Bloody Heart Eps 5 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Bloody Heart Episode 5 Part 1, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. EPISODE SEBELUMNYA DISINI…..

Di episode sebelumnya, Raja menerobos masuk ke kamar Aok dengan wajah kesal. Dia bilang, dia datang sesuai permintaan Aok dan akan melihat wajah Aok.

Tapi alangkah kagetnya Raja begitu melihat wajah Aok.

Jung juga sama kagetnya melihat kekasihnya ada di sana, terlebih lagi kekasihnya mengenakan jubah Raja.

Jung ingin bertanya, tapi Tae langsung memeluknya.

Dayang Choi ingin menutup pintu tapi dihalangi Kasim Heo.

Kasim Heo mematai mereka.

Tae berbisik ke Jung, kalau ada banyak telinga di sekitar mereka.

Tae menarik Jung keluar.

Tae memberi perintah pada Kasim Jung, kalau tidak boleh ada yang mengikutinya karena dia mau menginterogasi Jung sendiri karena Jung sudah cemburu pada Yeon Hee.

Kasim Jung : Titahmu adalah perintahku.

Kasim Jung terkejut melihat Jung.

Jung juga terkejut melihat pria yang sering diutus Tae ternyata seorang kasim.

Kasim Heo ingin mengikuti tapi dicegah Kasim Jung.

Kasim Jung : Kau dilarang mengikuti Paduka Raja.

Kasim Heo : Kau bahkan tak menyembunyikan bahwa kau memihak Yang Mulia.

Kasim Jung : Semua kasim adalah milik Paduka Raja. Sebagai Kasim Kepala, kenapa kau tak tahu fakta sederhana seperti itu?

Kasim Heo memberi perintah pada pengawal untuk mengikuti Raja dengan dalih melindungi Raja.

Kasim Jung tak tinggal diam.

Dia merebut pedang salah satu pengawal dan bertarung dengan mereka.

Kasim Jung : Jangan berani mengikuti Paduka Raja! Ini perintah Raja.

Tae masih menarik Jung menjauhi orang-orang. Jung masih bingung menatap Jung. Tae terus membawa Jung, hingga akhirnya mereka tiba di jembatan dan Jung melepaskan pegangan Tae. Jung menatap Tae dengan tatapan berkaca-kaca.

Jung : Apa kau Paduka Raja, Tuanku? Ternyata kau Putra Mahkota?

Tae : Bagaimana bisa ini terjadi? Kenapa kau ada di istana? Berapa banyak informasi yang dimiliki Anggota Dewan Park tentangmu? Apa dia tahu kau pernah menjadi Putri Mahkota?

Jung : Tidak.

Jung lalu bertanya, apa hanya itu yang bisa Tae katakan.

Tae memarahi Jung. Tae : Kenapa kau kembali ke istana? Apa kau lupa semua hal yang terjadi kepadamu di sini?

Tangis Jung keluar, jika aku tahu kau adalah Paduka Raja, jika aku tahu penyelamatku adalah Putra Mahkota, aku akan mati sebelum datang ke sini. Meski bertemu setiap tanggal 15, kenapa kau tak mengatakan apa pun selama bertahun-tahun? Seharusnya kau bilang saat aku mengungkapkan perasaanku. Jika kau memberitahuku, aku akan mengakhiri perasaan menyedihkan ini.

Jung lalu berjalan ke belakang Raja.

Dia jatuh terduduk dan menangis.

Sekarang, Raja di kamarnya dengan Kasim Jung.

Raja tanya, apa ada dayang istana yang mungkin mengenali Jung sebagai putri Yoo Haksoo.

Kasim Jung : Karena itu sebelum pernikahan, dia hanya bersama dayang yang ditugaskan. Selain itu, mereka semua terlibat dalam pengkhianatan, jadi, mereka dibunuh atau diasingkan.

Raja : Berapa banyak informasi yang dimiliki Anggota Dewan Park?

Kasim Jung berkata, ini kesempatan sekali seumur hidup. Gye Won membawa orang asing dan berbohong demi menjadikan orang asing itu selir Raja.

Kasim Jung : Ini penghinaan terhadap Keluarga Kerajaan, bahkan pengkhianatan. Anda punya alasan untuk menghukum Anggota Dewan Park!

Raja : Bukankah Anggota Dewan Park tahu? Bagaimana jika dia tahu siapa wanita itu?

Kasim Jung : Dia akan dikenal sebagai penyelamat putri pengkhianat. Anggota Dewan Park membesarkannya sebagai keponakannya dan menjadikannya selir anda. Anda bisa menggunakan cerita itu. Yang Mulia, ini kesempatan untuk menyingkirkannya tanpa harus menunggu Siwol lulus ujian negara.

Tapi Raja tak bisa melakukan itu. Dia bilang, Jung bisa tewas.

Raja : Kita harus memeriksanya dahulu. Aku akan bertindak setelah memastikannya. Aku akan pergi ke rumah Anggota Dewan Park!

Malam itu juga, Raja memacu kudanya menuju kediaman Gye Won.

Dia pergi bersama pasukannya.

Sekarang, Raja sudah di depan kediaman Gye Won.

Dia menatap tajam kediaman Gye Won.

Raja turun dari kudanya dan beranjak sendiri ke dekat pintu gerbang.

Tak lama, pintu gerbang dibuka. Gye Won sudah menunggu Raja. Mereka saling bertatapan dan bicara dalam hati.

Gye Won : Itu bukan kesalahanku.

Raja : Itu kesalahanmu.

Gye Won : Kenapa kau mengambil langkah bodoh seperti itu?

Raja : Apa kau mengandalkan perasaan pria yang sembrono?

Gye Won : Benar. Kau penerus mendiang Raja. Mendiang Raja adalah penguasa yang lemah, tapi dia suami yang sangat tangguh.

Flashback ketika mendiang Raja sebelumnya masih hidup. Dia menunjukkan daftar untuk para pejabat. Dia menyuruh para pejabat mengisi daftar itu dengan nama yang mereka suka.

“Siapa pun orangnya, mereka akan menerima gelar, tanah, dan budak yang layak. Ada upacara luar biasa untuk wanita yang kalian bawa sebagai selir. Karena itu, jangan membahas penggulingan Ratu lagi.”

Gye Won tak setuju. Dia bilang, dulu keluarga Ratu melayani Raja makzul. Dan mereka tak bisa menghormati putri pengkhianat sebagai Ratu.

Raja marah, dia bukan putri penjahat! Dia ibu Putra Mahkota dan juga istriku.

Tae dan Gye Won masih saling bertatapan dingin.

Gye Won penasaran jalan mana yang akan diambil Tae. Kekuasaan atau cinta.

Tae dan Gye Won bicara di dalam. Tae muak melihat Gye Won. Tapi Gye Won terlihat tenang.

Tae : Apa kau sudah menungguku?

Gye Won : Aku sudah menunggu panggilan anda. Bagaimana bisa anda bertindak gegabah sebagai Raja? Lain kali, kirim perintah anda melalui sekretaris kerajaan dan suruh aku masuk.

Tae : Jika kau sudah menanti kunjunganku, artinya kau tahu identitas asli Selir Park. Apakah benar?

Gye Won : Dia adalah kekasih anda dan tanda kesetiaanku. Aku hanya ingin anda menghabiskan 100 tahun yang bahagia bersama kekasih anda.

Tae : Meski berbahaya, kau melakukan semua ini untukku? Bagaimana caraku membalas kesetiaanmu?

Gye Won pun langsung bersujud.

Gye Won : Aku, Anggota Dewan Kiri Park Gye Won! Terimalah aku sebagai bawahan anda.

Tae mendekati Gye Won. Dia menatap mata Gye Won.

Tae pun sadar Gye Won tidak tahu kalau Jung pernah menjadi putri mahkota dulunya.

Tae : Aku menilaimu terlalu tinggi, Anggota Dewan Park. Aku tahu kau terburu-buru, tapi kau mengambil langkah yang buruk. Pada akhirnya, kau hanya menginginkan satu hal. Kekuasaan di masa depan. Ibu Suri berada di pihakmu, tapi Ratu tidak, bagaimana kau bisa memiliki kekuasaan? Tak ada yang akan setia kepada pria yang akan kehilangan kekuasaannya. Apa itu alasanmu melakukan hal yang begitu kejam dan bodoh? Kau menghina Keluarga Kerajaan dan melanggar hukum, tapi kau berharap bisa hidup? Aku akan menunggu dan melihat apa yang akan dikorbankan Ibu Suri untuk menyelamatkanmu, Anggota Dewan Park.

Tae pun pergi.

Gye Won : Kau mengincar Ibu Suri, bukan Pengadilan Negara?

Jung di kamarnya, menangis. Tiba-tiba, dia mendengar suara ayahnya. Dia mendongak dan melihat ayahnya duduk di hadapannya.

Tuan Yoo : Apa kau ingin kabur? Bahumu terbebani oleh Keluarga Kerajaan, keluarga kita, dan bahkan Sarim. Kau mau kabur sekarang jika belum terlambat?

Jung : Seharusnya aku kabur saat itu. Jika aku kabur, Ayah, Ibu, dan keluarga kita tak akan binasa. Aku pun tak akan bertemu dengannya, dan kami tak akan terluka sekarang.

Tuan Yoo : Jung-ah.

Bayangan Tuan Yoo seketika hilang.

Jung teringat ketika masih berkumpul bersama orang-orangnya.

Tangis Jung semakin deras.

Yeon Hee keluar dari kamarnya sambil marah-marah. Dayang dan pelayannya mencoba menahannya.

Yeon Hee makin marah, apa aku harus diam saja setelah dia merusak malam pengantinku!

Dayang menyuruh pelayan menahan Yeon Hee.

Won Pyo dan Sa Hyung datang. Won Pyo memarahi dayang dan pelayan karena berani menghalangi Yeon Hee.

Yeon Hee langsung lari mendekati ayahnya.

Won Pyo : Apa yang terjadi? Siapa yang mematahkan hatimu?

Yeon Hee : Selir Park merusak malam pengantinku.

Won Pyo : Itu bagus. Setelah kejadian kemarin, Selir Park akan dijauhi seumur hidupnya. Kabarnya Paduka Raja sangat murka.

Yeon Hee : Benarkah?

Won Pyo : Tentu saja. Jadi, kau harus bergegas untuk menyapa Ibu Suri. Sudah berapa kali ayah memperingatkan agar para tetua tak menemukan kesalahanmu?

Yeon Hee : Tapi tetap saja, aku tak mau menyapanya. Selir Park akan ada di sana.

Sa Hyung ngomel, Paduka Raja juga akan….

Tapi pas ngeliat ada dayang dan pelayan Yeon Hee di sana, dia pun memelankan suaranya.

Sa Hyung : … berada di sana.

Mendengar itu, Yeon Hee menyuruh dayangnya membantunya bersiap.

Ibu Suri tengah bersiap dibantu dayangnya.

Ibu Suri senang, Paduka Raja pergi ke kediaman Selir Park? Ada kekacauan sepanjang malam. Selir Park pasti membuat kesalahan karena tak terbiasa dengan adat istana. Dia mungkin tak tahu adat, tapi dia memahami pria dan wanita. Paduka Raja membual bahwa dia tak akan pernah melihat wajah Selir Park, tapi akhirnya dia melihatnya. Dia harus melihat wajahnya agar jatuh cinta kepadanya.

Lalu pelayan datang membisikkan sesuatu ke Dayang Han. Dayang Han pun langsung memberitahukan pesan dari Raja ke Ibu Suri.

Dayang Han : Paduka Raja bilang dia tak bisa datang dan menyapa anda pagi ini.

Ibu Suri : Aku bilang akan menemuinya bersama menantuku, tapi dia tak mau datang? Putra hebat seperti Paduka Raja tak akan memperlakukan ibunya dengan hina. Dia pasti merasa kurang sehat.

Dayang Han : Anda benar.

Ibu Suri yang tadinya tersenyum, berubah kesal.

Ibu Suri : Aku tak bisa diam saja sebagai ibunya. Segera kirim tabib kerajaan.

Bersambung ke part 2…

1 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like
Read More

Red Shoes Ep 13 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 13 Part 1, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan…
Read More

Blue Birthday Ep 15

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Blue Birthday Episode 15, Nih gaes untuk spoiler lengkap disediakan pada recap di tulisan yang…