Drama Korea

Bloody Heart Eps 3 Part 3

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Bloody Heart Episode 3 Part 3, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. EPISODE SEBELUMNYA DISINI.

Foto KBS2

Tae masuk ke istananya bersama semua kasim dan dayang-dayangnya.

Tae uring-uringan, kenapa mereka lama sekali membawa profilnya? Reputasi Keluarga Kerajaan bergantung pada ini.

Tae menyuruh Kasim Heo pergi ke Biro Ibu Kota.

Kasim Heo : Baik, Yang Mulia.

Kasim Heo bergegas pergi.

Foto KBS2

Tae tanya ke Kasim Jung apa ada profil baru.

Kasim Jung : Dia tidak ada di dalamnya.

Tae makin resah, Menteri Cho harus menyerahkannya. Jika tidak, rencana yang sudah lama kurencanakan akan gagal.

Foto KBS2

Besoknya, Tae menerobos pasukan kavaleri yang sedang latihan bela diri.

Dia bertarung dengan salah satunya.

Tae : Atasanmu selalu memberi tahu Penasihat Park siapa yang kutemui dan ke mana aku pergi setiap kali aku menyamar. Itu artinya kalian semua bawahan Penasihat Park, bukan bawahanku.

Pasukan Kavaleri menjelaskan itu hanya lelucon.

Tae tak percaya, tapi kali ini, keberadaanku tak sampai ke telinga Penasihat Park. Itu karena aku bertemu dengan putri Menteri Cho. Jika dipikir-pikir, kalian bawahan setia Menteri Cho. Datanglah besok dan lusa, aku akan terus mengatakan hal yang sama kepada penjaga lain. Bahwa mereka harus memberitahu Dewan Park bahwa aku bertemu dengan putri Menteri Cho. Jadi, kau harus memberitahunya. Yang tercepat memberitahunya adalah bawahanku dan Penasihat Park, dan dia akan menjadi kepala pengawal berikutnya. Itu perintah.

Foto KBS2

Ibu Suri di jembatan bersama dayang dan kasimnya.

Ibu Suri : Berperahu adalah hiburan terbaik di saat seperti ini.

Dayangnya bilang Gye Won datang.

Gye Won : Aku akan bersiap naik perahu kapan pun kau menginginkannya.

Ibu Suri : Banyak orang bilang aku berfoya-foya dengan dana negara, jadi mungkin seharusnya tidak.

Gye Won : Jika dana negara sudah habis, aku bisa mengisinya dengan dana pribadiku.

Ibu Suri : Kenapa kau kemari? Kau datang untuk seleksi?

Ibu Suri menyuruh dayang dan kasimnya menjauh.

Mereka mengerti.

Foto KBS2
Foto KBS2

Gye Won memberitahu Ibu Suri bahwa Tae menyukai gadis lain.

Gye Won : Dia sangat mencintainya hingga belum mengungkap identitas aslinya.

Ibu Suri : Apa dia akan menjadi penghalang dalam pernikahan kerajaan?

Gye Won : Tidak. Dia sangat mencintainya, tapi dia berusaha menjauhkannya.

Ibu Suri : Kenapa? Tak ada wanita di Joseon yang tak bisa dia miliki.

Gye Won : Dia mungkin ingin wanita itu bebas karena dia pikir dia tidak boleh memilikinya. Itu sebabnya sepertinya cintanya lebih mendalam.

Foto KBS2

Sa Hyung berteriak memanggil ayahnya.

Won Pyo memarahinya, sudah kubilang untuk tetap resmi saat kau bekerja.

Sa Hyung : Ini darurat!

Won Pyo terkejut mendengar berita dari anaknya.

Foto KBS2
Foto KBS2

Won Pyo bergegas ke Uijeongbu. Ternyata, Kepala Penjaga Kavaleri lagi disiksa disana.

Won Pyo menyuruh Gye Won berhenti.

Gye Won tak mau, lanjutkan! Interogasi kita belum selesai.

Won Pyo : Penasihat Park!

Gye Won : Yang Mulia menyamar ke mana? Apa yang terjadi? Yang Mulia terluka. Apa yang kau lakukan sampai dia terluka?

Won Pyo : Hentikan, kalian semua! Hentikan sekarang juga!

Gye Won : Kau…! Siapa yang ditemui Yang Mulia?

Won Pyo : Penasihat Park, segera hentikan ini!

Gye Won : Yang Mulia terluka. Kenapa tidak ada yang bertanggung jawab? Apa yang terjadi dengan disiplin penjaga kavaleri?

Won Pyo : Aku akan mendisiplinkan mereka!

Gye Won : Tidak perlu. Aku akan mengakhiri ini dengan memecat kepala pengawal kavaleri.

Gye Won beranjak pergi tapi sebelum pergi, dia berbisik pada Won Pyo bahwa dengan begini, dia juga akan melupakan perjalanan Yang Mulia.

Won Pyo melihat Kepala Penjaga Kavaleri yang tengah dirawat.

Dia resah.

Foto KBS2

Gye Won dihampiri seorang pejabat muda, Park Nam Sang.

Nam Sang : Kau mau pergi sekarang?

Gye Won : Kau akan tinggal di rumah di depan istana tanpa pulang lagi?

Nam Sang : Pekerjaanku tertunda, jadi, aku tidak punya pilihan selain menghemat waktu untuk bepergian.

Gye Won : Kau selalu sibuk.

Nam Sang : Penasihat Park, kau menambah beban kerjaku. Kudengar kau sendiri yang menghukum kepala pengawal kavaleri. Kantor Inspektur Jenderal akan menginterogasimu.

Gye Won : Kau mengawasi semua yang kulakukan. Kau pasti sibuk.

Nam Sang : Ini di bawah yurisdiksiku.

Gye Won : Jangan libatkan Kantor Penasihat. Aku sangat kesal dengan Kepala Cendekiawan.

Nam Sang : Itu bukan yurisdiksiku.

Gye Won : Ibumu ingin bertemu denganmu. Mampirlah kapan-kapan.

Nam Sang : Ya, Ayah. Hati-hati di jalan.

Foto KBS2

Kasim Jung ada di biro. Dia bertanya pada petugas disana, apa ada profil lain. Petugas bilang tidak.

Kasim Jung : Hari ini tenggat waktunya. Mungkin ada lagi, jadi, mari kita tunggu.

Foto KBS2
Foto KBS2

Kasim Jung kembali ke istana.

Gye Won terlihat kesal.

Seorang kasim tampak menghadap Gye Won.

Foto KBS2
Foto KBS2

Won Pyo menghadap Raja.

Raja : Aku menyuruh semua orang pergi. Kau boleh bicara sekarang.

Won Pyo : Yang Mulia, anda memintaku menjadi kakek putra anda. Dengan begitu, apa anda menginginkan putriku sebagai Ratu?

Raja : Kau benar.

Won Pyo : Aku tak bisa melakukan itu. Aku bisa mempertaruhkan nasib keluargaku dan membawanya ke seleksi ketiga. Tapi apa yang akan terjadi setelah itu? Kau tidak bisa menukar wanita yang diinginkan Ibu Suri.

Raja : Ini pernikahanku. Tidak akan mudah untuk menolak pilihanku.

Won Pyo : Jika kau bersikeras mendapatkan keinginanmu, itu aib bagi orang tuamu. Raja tidak boleh meremehkan orang tuanya.

Raja : Jika kubilang aku punya cara untuk menjadikan putrimu Ratu tanpa menentang Ibu Suri, apa kau akan memercayaiku?

Won Pyo : Aku tidak percaya padamu. Ibu Suri dan Penasihat Park sangat kompak. Kenapa kau berusaha menang melawan mereka? Tiga Badan mustahil melawan mereka karena yang mereka lakukan hanya bicara!

Raja : Aku akan melakukannya.

Won Pyo : Tidak boleh.

Raja : Aku akan membuktikan diriku.

Won Pyo : Silakan lakukan itu!

Foto KBS2

Raja emosi dan beranjak menuju Won Pyo.

Raja : Tepat setelah Ratu meninggal, hal pertama yang kulakukan adalah menemui putrimu. Saat kita bertemu kali kedua, aku ingin agar kau mengejar kami. Aku juga menyuruh Penasihat Park memecat kepala penjaga kavaleri. Jadi, yang membuatmu datang ke sini adalah aku.

Won Pyo : Yang Mulia!

Raja : Bagian tersulit adalah membuatmu datang ke sini. Setelah selesai dengan bagian tersulit, sisanya pasti mudah. Percayalah, siapa yang membuatmu datang jauh-jauh kemari dan menggenggam tanganku.

Raja mengulurkan tangannya ke Won Pyo.

Won Pyo diam saja, tak menyambut tangan Raja.

Foto KBS2
Foto KBS2
Foto KBS2

Won Pyo beranjak pergi. Diluar, dia bertemu dengan Gye Won yang baru datang.

Won Pyo teringat saat tadi Raja mengulurkan tangannya kepadanya, tapi dia tidak menyambutnya.

Ternyata setelah itu, Won Pyo bilang ke Raja kalau dia bakal jadi bawahan Raja yang setia.

Flashback end…

Foto KBS2

Won Pyo : Jangan mencoba mencurangi keputusan Myeonggwahak. Jika kau melakukannya, aku akan membeberkan kolusi antara kau dan instruktur Myeonggwahak.

Gye Won : Dengar, Menteri Cho. Apa kau selalu sebodoh ini?

Won Pyo : Apa yang bisa kulakukan? Kau yang memulai pertarungan ini. Selain itu, aku terpojok di sini. Orang yang merencanakan ini adalah Yang Mulia. Celah yang kau lewatkan agak terlalu besar.

Won Pyo beranjak pergi.

Foto KBS2

Raja hendak memanah ketika Gye Won datang.

Gye Won menyuruh para kasim dan dayang mundur 30 langkah.

Kasim Heo : Baik, Tuan.

Foto KBS2
Foto KBS2

Raja : Aku keluar memanah untuk kali pertama setelah sekian lama, tapi kau memergokiku lagi. Kenapa kau kemari?

Gye Won : Yang Mulia ,apa ada sosok ratu yang kau sukai di hatimu? Atau kau ingin keluarga yang akan memperkuat kewenangan kerajaanmu? Kalau begitu, kau harus umumkan dengan percaya diri bahwa kau akan memperkuat kekuasaan kerajaanmu melalui pernikahan. Kenapa kau bersikap seperti penipu di jalanan?

Foto KBS2
Foto KBS2
Foto KBS2

Tentu saja Raja kesal. Dia mengambil panahnya dan….. mengarahkannya ke Gye Won!!

Raja mulai menembak. Tapi panahnya tidak benar-benar mengenai Gye Won. Panah Raja membunuh seekor babi hutan.

Kasim Heo terkejut melihat itu.

Foto KBS2

Raja : Apa karena kau di sini bersamaku? Sudah lama aku tak berhasil. Penipu, katamu. Politik yang kau dan anak buahmu lakukan. Bukankah itu tipuan?

Gye Won : Serahkan tipu daya dan muslihat kepada bawahanmu. Jangan lakukan itu, Yang Mulia. Kau adalah Raja. Raja harus murah hati, bijaksana, dan berbudi luhur.

Raja tertawa, aku muak dengan itu, Penasihat Park. Hal seperti itu hanya berhasil untuk ayahku. Keluarga yang bisa memperkuat otoritas kerajaanku. Kenapa aku tidak mau? Pernikahan kerajaan adalah kesepakatanku dengan keluarga yang akan membeliku dengan harga tertinggi.

Gye Won : Yang Mulia. Kau harus menjaga martabatmu sebagai Raja.

Raja : Penasihat Park. Apa pun yang kau lakukan, pemilihan ratu ini tidak akan berjalan sesuai keinginanmu. Tantang aku dengan wanita mana pun. Aku tidak akan menerimanya. Aku tidak akan menemuinya. Aku bahkan tidak akan melihat wajahnya. Dia akan menua dan mati sebelum melihat bayang-bayang suaminya di istana ini. Karena itu, Penasihat Park, kau tak akan pernah bisa mendekati kekuatan generasi berikutnya. Jika kau kehilangan kekuatan masa depan itu, kau sudah tahu kekuatanmu saat ini juga berkurang, bukan?

Gye Won tampak tenang.

Foto KBS2

Seobang dibantu beberapa pekerja, memindahkan banyak pesanan kotak bambu ke atas kereta.

Jung keluar bersama Jin Sa dari dalam rumah. Jung merasa ada yang tidak beres.

Jung : Mereka sudah membayar semuanya sebelum melihat kotaknya. Selain itu, mereka hanya menginginkan kau dan aku.

Jin Sa : Kau tidak pergi sendirian. Aku juga akan ke sana. Ada apa?

Jung masih cemas, tapi tetap saja.

Jin Sa : Astaga. Aku tahu kau mencari alasan untuk tinggal di Hayang lebih lama. Kita akan pergi di hari kita selesai menjual kotaknya.

Jung dan Jin Sa berangkat.

Foto KBS2
Foto KBS2

Ttong Geum keluar, memanggil Jung. Tapi dia terdiam melihat pria yang membawa tandu paling depan. Pria itu juga melihat Ttong Geum. Dia tampak mencurigakan.

Ttong Geum bertanya-tanya dimana dia pernah melihat pria itu.

Foto KBS2

Ttong Geum masuk lagi dan mendekati Seobang.

Ttong Geum : Paman Ma. Nona Jung baru saja pergi. Dia mau ke mana dengan Tuan Lim?

Seobang : Keluarga itu pasti kaya raya. Astaga, orang bilang bahkan pelayan bersikap bak bangsawan di rumah menteri dan pelayan mereka memberi kita koin perak lebih dahulu sebagai bayaran di muka.

Ttong Geum : Hyang belum datang?

Seobang : Belum.

Ttong Geum : Astaga, kita memang akan bertemu di sini. Dia selalu terlambat.

*Kok curiga ya Hyang diculik.. Hyang kan disuruh Jung buat ngawasin kediaman Gye Won. Jangan bilang Jung dan Jin Sa bakal dibawa ke kediaman Gye Won nii…

Foto KBS2
Foto KBS2

Ttong Geum lantas ingat dimana dia melihat pria itu.

Seobang terkejut dan langsung pergi mencari Jung dan Jin Sa.

Jung dan Jin Sa terkejut kemana mereka dibawa.

Rumah Gye Won!

Foto KBS2

Bersamaan dengan itu, Seobang melihat Jung dan Jin Sa.

Dia dan Ttong Geum berusaha mengejar. Ttong Geum yang berlari di belakang, kelelahan.

Seobang berteriak memanggil Jung dan Jin Sa tapi mereka tak mendengar dan keburu masuk ke kediaman Gye Won.

Seobang hendak masuk, tapi dia dibekap dari belakang. Pintu kediaman Gye Won ditutup.

Ttong Geum yang melihat itu, menutup mulutnya. Dia kaget.

Foto KBS2
Foto KBS2

Di dalam, Gye Won tengah menunggu mereka dengan pedangnya.

Diluar, Jung dan Jin Sa dikagetkan dengan Hyang yang sudah tak berdaya.

Hyang diikat dan digantung dan muncul di depan mereka dengan kepala ke bawah.

Mereka kaget.

Para pengawal Gye Won mengepung mereka. Mereka bertiga dibawa masuk.

Foto KBS2
Foto KBS2

Jung dan Jin Sa tak mengerti mereka dituduh mencuri di kediaman Gye Won.

Jin Sa melirik Jung dan bertanya-tanya dalam hatinya kenapa Gye Won khawatir dengan pencurian kecil? Apa Gye Won tahu tentang Jung?

Jin Sa ragu,jika dia tahu, dia tidak akan menjebak kita sebagai pencuri.

Jung : Dia menginginkan hal lain.

Jung berkata mereka dijebak.

Jung : Bagaimana kami bisa mencuri dari rumah yang belum pernah kami datangi?

Pelayan Gye Won minta bukti.

“Pelayan itu sudah memberi tahu kami.”

Foto KBS2
Foto KBS2

“Jika kau sungguh berpikir kami pencuri, serahkan kami ke Biro Kriminal dan biarkan hukum menghukum kami.” pinta Jin Sa.

“Kau cendekiawan yang penuh semangat.” ucap Gye Won.

“Kau pria yang seharusnya bekerja untuk rakyat kita. Bagaimana kau bisa menghukum seseorang secara pribadi? Seberapa pun kayanya dirimu, ini tidak bisa diterima.” ucap Jin Sa.

“Bekerja untuk rakyat. Kita tampaknya memiliki interpretasi yang berbeda. Rakyat bisa hidup hanya saat negara kuat. Karena itu, semua yang kami lakukan untuk negara ini adalah benar.” jawab Gye Won.

Gye Won lalu menyuruh Pengawal Park menebas Jin Sa. Awalnya Pengawal Park hanya melukai lengan Jin Sa.

Gye Won lantas menyuruh Pengawal Park membantai Pengawal Park Bantai sepuluh kali.

Gye Won : Lalu bunuh dia.

Foto KBS2
Foto KBS2

Jung mencegah, jika kau punya perintah untuk orang bodoh seperti kami, tolong beri tahu kami.

Gye Won : Menurutmu kenapa aku punya perintah untukmu?

Jung : Jika tidak, kau tidak akan menunjukkan dirimu di depan pencuri kelas teri.

Gye Won : Kau pintar. Kau sangat pintar.

Foto KBS2
Foto KBS2

Jung dibawa ke dalam. Lalu Nyonya Yoon, istri Gye Won, muncul.

Nyonya Yoon : Aku akan membantunya mandi. Suruh semua orang pergi. Jangan biarkan siapa pun mendekat.

Pelayan pergi.

Nyonya Yoon bilang pada Jung bahwa ini bukan tempat yang bisa Jung datangi dengan pakaian bernoda darah.

Jung tambah bingung.

Foto KBS2
Foto KBS2

Kasim Jung memberikan profil para calon Ratu pada Tae.

Tae : Dia benar-benar mengabaikan peringatanku dan menyerahkan ini.

Tae membaca profil Aok, keponakan Gye Won.

Tae : Meskipun statusnya tinggu, dia akan dibenci. Bawa siapapun yang kau mau.

Foto KBS2
Foto KBS2

Jung menemui Gye Won selesai mandi.

Gye Won : Park Aok. Itu nama keponakanku, dan itu juga namamu mulai sekarang. Kau akan mengikuti seleksi ratu atas nama keponakanku. Dan kau akan menjadi Ratu negara ini.

Sontak Jung kaget.

Bersambung…….

Next episode :

Jung menolak, dia tidak mau melakukan permintaan Gye Won. Tapi Gye Won mengancam akan menyakiti pemuda bangsawan yang sering ditemui Jung di tanggal 15. Jung yang tak ingin pria yang dicintanya terluka, terpaksa menerima permintaan Gye Won.

Tae dan Jung bertemu di istana. Tae kaget mengetahui Aok adalah Jung. Jung kaget mengetahui Tae adalah Raja.

Rahmi Iza