Drama Korea

Bloody Heart Eps 16 Part 2 (Last Eps)

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Bloody Heart Episode 16 Part 2, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. EPISODE SEBELUMNYA DISINI.

Foto KBS2
Foto KBS2

Jung dan Dayang Choi di tepi sungai.

Jung : Aku datang berkunjung.

Lalu Jung teringat percakapannya dengan Gye Won di makam Ttong Geum.

Jung : Pernahkah kau mempertimbangkan bahwa keputusanmu tak tepat? Apa kau berniat meminta maaf kepada orang-orang yang kau bunuh, kepada ayahku?

Gye Won : Itu tak akan terjadi. Musuhku, putri seorang pemberontak, adalah ratu. Lalu putri musuh politikku, Sarim, menjadi putri mahkota. Jika aku tak menghabisi mereka terlebih dahulu, rakyat dan rekan-rekanku akan mati. Itulah politik.

Flashback end….

Jung : Akan kutunjukkan bahwa politik dan pemerintahanku akan melewati jalan yang berbeda darimu.

Foto KBS2
Foto KBS2

Lampion dengan tulisan ‘sedang berduka’ terpasang di sisi atap rumah Gye Won.

Nam Sang baru saja pulang. Dan dia langsung memegangi ibunya yang berusaha untuk berdiri.

Nam Sang : Jangan berdiri terlalu cepat. Ibu tak sadarkan diri selama dua hari.

Nyonya Yoon : Siapa yang melayani tamu kita selama itu?

Nam Sang : Bibi turun tangan.

Nyonya Yoon : Etikanya belum terlatih. Kita pasti melayani tamu dengan buruk karena ayahmu sudah meninggal.

Nam Sang : Ibu tak perlu memaksakan diri.

Nyonya Yoon : Ibu harus melakukan ini. Ibu adalah nyonya rumah ini, yang menjalani separuh hidup sebagai istri anggota dewan. Meski ayahmu sudah meninggal, fakta itu tak berubah. Banyak yang harus Ibu urus, keluarga kita dan orang-orang yang harus diberi makan. Serta kau. Jadi, Ibu harus tetap kuat.

Foto KBS2
Foto KBS2

Won Pyo datang ke kediaman Gye Won.

Dia melihat ada Raja di dalam, memberikan penghormatan kepada Gye Won.

Foto KBS2
Foto KBS2

Raja : Aku menang. Kematianmu memang sederhana.

Sosok Gye Won mendadak muncul di depannya. Tentu saja, ini halunya Raja.

Gye Won : Semua kematian memang sederhana.

Raja : Eramu sudah berakhir. Sekarang adalah eraku.

Gye Won : Anda yakin bakat anda terabaikan karena abdi anda? Apa Yang Mulia tak tahu bahwa abdi anda juga membantu menutupi kesalahan anda?

Raja : Aku tak pernah memintamu menutupi kesalahanku.

Gye Won : Mulai sekarang, pemerintahan anda sepenuhnya menjadi tanggung jawab anda.

Raja : Apa kau percaya aku akan baik-baik saja?

Gye Won : Aku tak tahu. Itu sebabnya aku tak bisa memercayai anda. Namun, abdimu hanya datang untuk memberi nasihat. Semua keputusan dibuat oleh penguasa yang berdaulat atas rakyat kita, sesuai kehendak Anda, Yang Mulia.

Setelah terdiam beberapa saat, Raja akhirnya beranjak pergi.

Foto KBS2
Foto KBS2

Raja mendatangi kamar Jung.

Begitu dia tiba di sana, dia langsung jatuh terduduk.

Jung mendekati Raja. Raja memeluk Jung dan tangisnya seketika pecah.

Jung : Kenapa kau menangis?

Raja : Kini, orang yang harus kubenci telah tiada.

Jung pun diam dan ikut menangis.

Foto KBS2
Foto KBS2

Ibu Suri masih berduka dengan kepergian Gye Won.

Lalu Raja datang menemuinya.

Raja : Aku akan melengserkan anda. Ini akan menjadi pertarungan panjang dan membosankan. Rakyat akan terpecah belah. Butuh bertahun-tahun untuk meyakinkan para pejabat dan rakyatku. Bahkan setelah itu, aku tetap akan dikritik karena tak menghormati orang tuaku hingga akhir kekuasaanku. Namun, itu lebih baik daripada melihat selebaran di seluruh negeri tentang seorang putra yang membunuh ibunya. Jadi, ikutlah denganku, kembali ke kehidupan menyiksa yang anda ciptakan.

Ibu Suri yang terpukul dengan kematian Gye Won, meminta Raja membunuhnya. Dia memohon.

Raja : Meski anda gantung diri atau meminum racun, aku akan menyelamatkan anda. Aku harus menunjukkan bahwa Raja berbakti kepada orang tuanya. Jadi, teruslah hidup sendirian di istana ini dan selamat menikmati umur yang panjang.

Raja pergi.

Foto KBS2

Ibu Suri kian terpukul.

Ibu Suri : Berumur panjang sendirian?

Foto KBS2

Ibu Suri berlari ke tamannya.

Disana, dia menangis hebat.

Bersambung ke part 3…

Rahmi Iza