Bloody Heart Eps 10 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Bloody Heart Episode 10 Part 2, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. EPISODE SEBELUMNYA DISINI.

Kasim Jung kembali ke istana Raja.

Raja ingin tahu kenapa Jung mencari Kasim Jung.

Kasim Jung : Untuk menanyakan sesuatu, Yang Mulia.

Raja : Aku jarang bertemu dengannya, tapi kau sering bertemu dengannya. Apa yang dia inginkan?

Kasim Jung : Mencari tempat untuk upacara peringatan rahasia.

Raja menatap Kasim Jung, upacara peringatan?

Kasim Jung : Benar, Yang Mulia.

Raja : Sepertinya sekitar tanggal ini keluarganya dibantai.

Nyonya Yoon menemui Ibu Suri di tepi danau.

Ibu Suri kecewa, Nyonya Yoon, sekarang kau hanya datang saat diminta.

Nyonya Yoon : Maafkan aku, Yang Mulia.

Ibu Suri : Tentu saja. Bagaimana mungkin kau tak sibuk saat keponakanmu akan menjadi ratu? Layani dia dengan baik sampai dia dinobatkan.

Nyonya Yoon : Baik, Yang Mulia.

Tapi kemudian, wajah Nyonya Yoon berubah kesal menatap Ibu Suri.

Nyonya Yoon : Aku akan melayaninya seperti aku melayani anda. Paduka Raja sangat memedulikannya. Jika dia melahirkan seorang putra sebelum penobatan, aku akan menjadikannya Putra Mahkota dengan bantuan Anggota Dewan Park.

Ibu Suri menatap Nyonya Yoon. Dia menahan amarahnya.

Nyonya Yoon meninggikan suaranya, aku akan membantunya semampuku. Sebagai Ratu yang terkenal akan kebaikannya, kami akan membuatnya dipuji oleh semua orang. Tak mungkin dia akan menua dan mati sebagai istri yang tak dicintai oleh suaminya dan sebagai dayang istana tanpa koneksi atau anak-anak! Karena itu, aku memohon dengan rendah hati agar anda memenuhi kebutuhan Paduka Ratu dan memperhatikannya, Yang Mulia.

Ibu Suri beranjak pergi, diikuti dayang dan pelayannya.

Dia berhenti di jembatan dan menatap kesal semua pelayannya, tapi kemudian dia terkejut melihat tamannya sedang digarap.

Ibu Suri : Apa yang terjadi? Kenapa taman bunga digantikan oleh hal kotor?

Dayang Han : Kudengar tanahnya sedang dibudidayakan.

Ibu Suri : Atas perintah siapa?

Dayang Han : Atas permintaan Permaisuri Park.

Ibu Suri mencium bau busuk.

Ibu Suri : Bau busuk apa itu?

Dayang Han : Ini bau pupuk.

Ibu Suri : Apa itu pupuk?

Dayang Han : Pupuk terbuat dari kotoran busuk dan abu urine, Yang Mulia.

Ibu Suri : Kotoran hewan tersebar di tamanku? Dasar lancang!

Ibu Suri uring-uringan masuk ke kamarnya.

Ibu Suri : Padahal aku, Ibu Suri, berjalan di taman setiap hari!

Ibu Suri lalu merasa kamarnya bau.

Ibu Suri memarahi semua pelayannya.

Ibu Suri : Jangan hanya berdiri. Aku ingin bau busuk ini hilang!

Dayang Han : Baik, Yang Mulia.

Ibu Suri juga melepaskan hanboknya.

Ibu Suri : Bawakan aku pakaian baru. Pakaianku berbau busuk.

Dia menyuruh pelayannya membakar hanboknya yang berbau busuk.

Ibu Suri : Beraninya seorang selir merendahkan Ibu Suri! Bawakan aku bunga. Penuhi ruangan ini dengan bunga!

Ibu Suri duduk.

Ibu Suri : Baunya mengelilingi tubuhku. Tamanku… Kamarku… Bahkan kamarku bau.

Diluar, dua pelayan Ibu Suri bertemu Yeon Hee yang baru datang.

Yeon Hee menyuruh mereka diam. Kedua pelayan pergi. Yeon Hee senang mendengar Ibu Suri uring-uringan.

Dayang Choi memberikan pakaian biasa kepada Jung.

Jung heran, kenapa Paduka Raja menghadiahkan pakaian biasa?

Dayang Choi : Dia pasti ingin bepergian diam-diam dengan anda.

Jung menemui Raja.

Raja : Aku ingin menetapkan tanggal perjalanan pribadi kita.

Jung bingung, apa maksudmu…

Raja : Aku menduga kau akan merasa terkurung.

Yeon Hee menemui Ibu Suri.

Ibu Suri : Kudengar kau pulang tanpa menemuiku tempo hari.

Yeon Hee : Maafkan aku.

Ibu Suri : Kau mungkin memberiku ruang untuk melampiaskan kekecewaanku. Kebaikanmu patut diapresiasi.

Yeon Hee : Yang Mulia, aku ingin menanyakan sesuatu.

Ibu Suri : Aku mengizinkannya.

Yeon Hee : Permaisuri Park ada di pihak anda, tapi anda tampak tak puas. Apa asumsiku benar?

Ibu Suri : Benar. Dia menyembunyikan banyak hal yang membuatku tak memercayainya.

Yeon Hee : Aku tahu salah satu rahasianya.

Mendengar itu, Ibu Suri tertarik.

Ibu Suri : Rahasianya? Apa itu?

Yeon Hee : Ini berkaitan dengan asal-usulnya. Jika anda bersedia menunggu, kecurigaanku akan terbukti.

Ibu Suri : Bagaimana caranya?

Yeon Hee : Ada seorang gadis yang diam-diam menjadi informan Permaisuri Park.

Dan gadis itu Ttong Geum. Ttong Geum lagi makan sambil memikirkan Yeon Hee.

Ttong Geum : Perangai Nona Yeon Hee tak seperti biasanya. Pasti ada sesuatu yang tak kuketahui.

Raja tengah bersiap untuk melakukan perjalanan dengan Jung.

Dia terlihat bahagia.

Jung juga bahagia.

Dayang Choi tersenyum melihat rona bahagia di wajah Jung.

Jung tersenyum lebar menatap Dayang Choi.

Raja dan Jung mulai melakukan perjalanan.

Raja : Mereka meninggal sekitar waktu ini. Aku berhasil mengambil jasad mereka. Mereka beristirahat di makam Kwangheemun. Kau harus mengunjungi mereka.

Jung terkejut, apa maksudmu orang tuaku beristirahat di makam?

Jung mulai berkaca-kaca, selama bertahun-tahun, aku menyalahkan diriku karena tak bisa memberi mereka makam. Terima kasih, Yang Mulia.

Raja dan Jung tiba di villa (nyebutnya villa aja yaa, biar gampang).

Raja memberitahu pasukannya kalau dia dan Jung akan beristirahat sebelum pulang.

Raja : Jangan ganggu kami.

Pasukan Kavaleri mengerti dan beranjak pergi.

Setelah mereka pergi, Raja menyuruh Jung pergi lewat pintu belakang.

Raja : Pergilah lewat pintu belakang ke tempat Kasim Jung menunggumu. Situs makamnya tepat setelah pasar, tapi tolong hati-hati.

Jung mengerti.

Jung diantar Kasim Jung ke makam orang tuanya.

Jung memberikan penghormatannya.

Kasim Jung menatapnya dari jauh dengan tatapan iba.

Jung mendekati makam ayahnya. Dia membelai nisan ayahnya dan mulai menangis.

Yeon Hee menatap surat di atas mejanya.

Dia juga bersama pengasuhnya.

Yeon Hee : Bukti identitas palsu Permaisuri Park tertulis di surat ini.

Pengasuh : Benar, Nona Cho. Apa rencana anda.

Yeon Hee : Permaisuri Park dan Paduka Raja pergi diam-diam melewati Kwangheemun. Aku akan memberitahunya begitu dia kembali dan membuatnya ditahan dengan surat ini sebagai bukti.

Yeon Hee menyimpan surat itu di lacinya.

Ttong Geum diam-diam mengintip. Sepertinya ini jebakan.

Ttong Geum buru-buru menutup pintu.

Dayang Kim kembali, aku terlalu lama di kakus, bukan? Terima kasih sudah menggantikanku.

Ttong Geum : Tak masalah. Aku senang karena kau sudah lebih nyaman.

Yeon Hee dan pengasuhnya serta Dayang Kim beranjak pergi.

Begitu mereka pergi, Ttong Geum langsung masuk ke kamar Yeon Hee.

Dia mengambil surat itu dan mencoba membajanya, tapi dia hanya bisa membaca satu kata.

Ttong Geum : Permaisuri?

Ttong Geum langsung ngeh.

Ttong Geum : Itu merujuk pada Nona. Apa seseorang bersaksi tentang identitasnya?

Ttong Geum buru-buru pergi.

Yeon Hee dan pengasuhnya serta Dayang Kim melihat Ttong Geum pergi.

Benar, itu jebakan!

Ttong Geum berlari keluar istana. Dia cemas, nona!

Won Pyo buru-buru keluar dari kantornya bersama Sa Hyung.

Dia memarahi Sa Hyung, kau baru bilang sekarang?

Sa Hyung : Nona Cho akan memberi tahu ayah.

Won Pyo : Kau memberitahunya tentang perjalanan Paduka Raja? Kenapa tak disembunyikan?

Sa Hyung : Meski dia tahu…

Won Pyo pergi.

Won Pyo dan Sa Hyung menemui Yeon Hee.

Won Pyo : Bagaimana bisa Ttong Geum yang mengambil surat dijadikan bukti?

Yeon Hee : Itu bukan surat biasa. Kertasnya direndam dalam air kesturi. Baunya akan menempel hanya dengan menyentuhnya. Tolong tangkap dia begitu dia tiba di gerbang. Jika Ttong Geum mengirim surat itu, tangan dan pakaian Permaisuri Park pasti beraroma kesturi.

Sa Hyung : Bagaimana jika dia mengaku itu parfum?

Yeon Hee : Dia selalu memakai aroma anggrek! Jadi, abaikan perkataannya dan bawa dia menemui Ibu Suri.

Won Pyo : Ibu Suri?

Yeon Hee : Begitu aku punya bukti, Ibu Suri setuju untuk mengambil alih.

Won Pyo : Kau lupa kepada siapa dia berpihak?

Yeon Hee : Ibu Suri tak menyukai Permaisuri Park. Mana mungkin aku seceroboh itu. Keberadaannya di pihak kita adalah kesempatan sempurna.

Won Pyo : Dia menjalani separuh hidupnya di istana. Dia tak asing dengan politik. Menghukum keponakan Anggota Dewan atas masalah yang bahkan ditutupi Paduka Raja sendirian?

Yeon Hee : Jika tidak begitu, lalu bagaimana?

Won Pyo marah, apa pun alasannya, itu bukan demi kebaikanmu.

Ibu Suri merencanakan sesuatu. Di kamarnya, ada DAyang Han dan Kasim Heo.

Ibu Suri : Apa mereka bisa dipercaya?

Dayang Han : Kumohon, jangan khawatir.

Kasim Heo : Aku sudah mengumpulkan orang yang akan melakukan apa pun demi uang. Tanpa mengetahui atau memedulikan alasan, cara, atau target, mereka akan menuruti perintah.

Ibu Suri : Kau bekerja dengan baik.

Kasim Heo : Aku sangat berterima kasih.

Won Pyo menyuruh Sa Hyung meminta satu orang mereka mengawasi pergerakan Ibu Suri.

Sa Hyung bingung, Ibu Suri?

Won Pyo : Ini tak bisa dianggap remeh. Kita harus memastikan niatnya.

Dayang Han ragu, dia bertanya apa Ibu Suri yakin Yeon Hee bisa dipercaya.

Ibu Suri : Satu-satunya orang yang kupercaya saat ini adalah Nona Cho. Aku melawan selir senior pertama yang akan segera menjadi ratu. Itu sebabnya seseorang harus bertanggung jawab.

Dayang Han : Saat Anggota Dewan Park tahu…

Ibu Suri : Dia pasti bersyukur karena memiliki alasan untuk menyingkirkan Menteri Cho. Nona Cho, yang dibutakan oleh kecemburuannya, mengirim pelayan istana dan pengasuhnya untuk membunuh Permaisuri Park. Apa pelayan istananya pergi membawa surat itu?

Dayang Han : Ya. Nona Cho bilang pelayan istananya akan membawanya ke Permaisuri Park.

Ibu Suri : Lalu, perburuan pun dimulai. Mereka diperintahkan untuk membunuh orang yang ditemui pelayan istana.

*Jadi kayak sekali lempar, dua burung kena. Ibu Suri nyuruh orang buat membunuh Jung, tapi Yeon Hee yang bakal dihukum sebagai pelakunya.

Won Pyo menemui Gye Won.

*Mau apa dia? Mau ngelaporin tentang Ibu Suri?

Bersambung ke Part 3

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like
You Make Me Dance Ep 7
Read More

You Make Me Dance Ep 7

Tentangsinopsis.com – Sinopsis You Make Me Dance Episode 7, Nih gaes untuk melihat daftar link lengkap disediakan selengkapnya…
Read More

Red Shoes Ep 32 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 32 Part 1, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan…