Drama Korea

Bloody Heart Ep 2 Part 3

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Bloody Heart Episode 2 Part 3, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. EPISODE SEBELUMNYA DISINI.

Foto KBS2
Foto KBS2

Di part sebelumnya, kita melihat masa lalu Gye Won yang berdarah-darah sehabis bertarung melawan pasukan istana.

Ternyata saat teringat masa lalunya, Gye Won tengah menjamu antek-anteknya.

Gye Won meminum mirasnya. Lalu dia menaruh cawannya diatas meja dalam posisi terbalik sambil menggebrak meja. Semua kaget.

Foto KBS2

Gye Won meminta sesuatu. Pengawalnya datang memberinya pedang.

Gye Won menatap pedangnya.

Gye Won : Kau ingat pedang ini?

Foto KBS2

Jung terkejut karena Tae belum pergi. Tae tanya kenapa Jung menyelidiki Gye Won.

Jung : Aku menerima informasi yang membuatku tertarik.

Tae : Informasi apa?

Jung : Seorang wanita tinggal di paviliun Anggota Dewan Kiri. Dia keponakannya.

Foto KBS2

Gye Won masih menatap pedangnya.

Gye Won : Pedang ini membawa kita melewati gerbang saat kita melengserkan Raja. Ingatlah berapa banyak orang yang menjadi korban hari itu. Darah yang ditumpahkan para pengikut setia demi melindungi bangsa ini. Saran yang akan kusampaikan bukan bermaksud serakah. Sama seperti saat aku memimpin kalian sambil memegang pedang ini. Ini permohonanku.

Gye Won menancapkan pedangnya ke lantai disampingnya.

Gye Won : Aku akan memilih keponakanku sebagai Ratu.

Foto KBS2

Tae terkejut, keponakan? Anggota Dewan Kiri?

Jung : Ya. Mungkin untuk dinobatkan sebagai ratu. Dia disembunyikan dari publik sambil diajari etiket kerajaan. Pernikahan adalah wewenang Ibu Suri. Jika Ibu Suri berkolusi dengan Anggota Dewan Kiri, siapa pun bisa terpilih menjadi ratu.

Tae : Kenapa kau menyelidiki masalah ini? Apakah untuk membalas dendam kepada orang paling berkuasa di Joseon?

Jung : Jika mungkin, tak ada yang bisa menghentikanku. Ratusan cendekiawan dijebak atas pengkhianatan dan puluhan keturunan tewas. Banyak orang tak berdosa tewas tanpa mengetahui kesalahannya. Seseorang menghancurkan keluargaku dan keluargamu, tapi kita belum tahu dalangnya. Kita harus mencari tahu pembunuh mendiang Ratu Inyoung. Aku akan mencari tahu. Aku akan mengadilinya agar ayahku tak lagi dikenal sebagai pembunuh mendiang Ratu. Demi aku dan juga dirimu…

Tae marah, demi aku? Kalau begitu, jangan lakukan apa pun. Jika kau menginginkan yang terbaik, kau harus melupakannya dan menjalani hidup normal.

Tae beranjak pergi.

Foto KBS2
Foto KBS2

Gye Won masih bersama antek-anteknya.

Gye Won : Darah kita mengakhiri tirani raja yang kita gulingkan. Tapi bagaimana dengan generasi mendatang? Siapa yang bisa menjamin negara ini tak akan dipimpin tiran lain?

Won Pyo : Aku tak melihat kaitan hal tersebut dengan pemilihan Ratu.

Gye Won : Itu sebabnya kita harus mengendalikan Istana Ratu. Kita membutuhkan sistem yang akan mencegah kelahiran tiran. Itu yang kita butuhkan!

Foto KBS2
Foto KBS2

Gye Won berjalan ke depan membawa pedangnya.

Dia menghunuskan pedangnya ke depannya.

Gye Won : Agar kita bisa membentuk calon Putra Mahkota menjadi pemimpin bijaksana. Itu yang kita butuhkan!

Won Pyo : Orang-orang bodoh di negara ini akan menganggapnya sebagai keinginan egoismu. Bagaimana kau akan menangani celaan dari keluarga kerajaan dan Sarim? Itu bisa menjadi senjata makan tuan.

Foto KBS2

Tak lama kemudian, Ibu Suri datang.

Ibu Suri bilang, perkataan Gye Won adalah perintahnya dan perkataannya adalah perintah Raja.

Foto KBS2
Foto KBS2

Pemuda bangsawan yang membenci Jung, menemui Kepala Preman di rumah judi.

“Kudengar kau melakukan apa pun demi uang. Aku datang membawa informasi yang akan mendatangkan uang. Persis seperti yang kukatakan. Dia selalu meninggalkan rumahnya untuk menemui pria di tanggal 15. Uang yang dia dapat dari penjualan ditumpuk di rumahnya. Kita hanya perlu menculik dan memeras uangnya!”

Kebetulan Tae lewat dan mendengar semuanya.

Kyun menghampiri Tae. Tae memerintahkan Kyun untuk melaporkan si pemuda bangsawan yang memiliki niat jahat.

Foto KBS2
Foto KBS2
Foto KBS2

Sambil memegang kipas dari Jung, Tae melamun.

Jung juga melamun.

Foto KBS2

Besoknya, Jae Hyung dan Kyung Mun berdebat.

Jae Hyung : Anggota Dewan Kiri yang mengincar Istana Ratu. Meski Ibu Suri memihak dia, bukan berarti kau harus membatalkan keberatanmu.

Kyung Mun : Kau lupa bahwa pernikahan kerajaan berada di bawah yurisdiksi tetua?

Jae Hyung : Pernikahan kerajaan adalah masa depan Joseon. Ibu Suri tak bisa membuat keputusan sepihak. Karena alasan inilah Ibu Suri menjadi bahan rumor!

Kyung Mun : Dasar lancang!

Foto KBS2
Foto KBS2

Gye Won datang.

Gye Won : Karena menghina Ibu Suri Agung, kau akan dihukum untuk menyerahkan semua aset kotormu. Jika terulang lagi, keluargamu akan membayar dengan nyawa mereka. Jika masih terulang, aku akan mencabik-cabik anggota tubuhmu selagi kau menyaksikannya dengan kesakitan. Semua aset yang dia simpan akan dikembalikan ke negara. Aku akan langsung mengawasi operasinya.

Jae Hyung pun terdiam mendengar itu.

Foto KBS2

Ibu Suri Choi kembali ke kamarnya.

Ibu Suri Choi : Aneh sekali. Tak biasanya Anggota Dewan Park melanggar etika konfusianisme. Apa yang dilakukan Pangeran?

Dayang Han bilang : Pangeran berani menjelek-jelekkan Ibu Suri Choi.

Ibu Suri Choi : Upaya terakhir seorang pria di ambang kejatuhannya. Dayang Han, minta semua putri pejabat berkumpul di istana besok.

Dayang Han : Baik, Yang Mulia.

Foto KBS2

Besoknya, Dayang Han mengantarkan putri para pejabat ke suatu tempat di istana untuk bertemu dengan Ibu Suri.

Salah satu dari mereka adalah Yeon Hee. Yeon Hee senyum-senyum teringat pertemuannya dengan Raja semalam, ketika Raja menyelamatkannya dari para penjahat.

Flashback…

Foto KBS2

Raja : Apa kau terluka?

Yeon Hee : Jika kau memberi tahu identitasmu, ayahku akan memberikan hadiah besar.

Raja : Itu tak perlu karena aku sudah mendapat hadiah. Aku datang untuk menikmati bunga sakura mekar penuh, tapi bunga aslinya ada di sini.

Yeon Hee jual mahal.

Yeon Hee : Beraninya kau! Kau tahu sedang menggoda siapa?

Raja : Kau pasti tak mengenalku sehingga lancang seperti ini.

Yeon Hee : Siapa kau sebenarnya?

Foto KBS2

Yeon Hee lalu melihat manik-manik di topi Raja.

Yeon Hee : Manik-manik itu! Itu hadiah untuk Paduka Raja dari ayahku. Bagaimana kau bisa memiliki itu?

Raja : Menteri Perang mempersembahkannya dan membanggakan putrinya yang memilih manik-manik ini. Pasti kau adalah putri Menteri Perang.

Sontak lah Yeon Hee terkejut mengetahui pria yang berbicara dengannya adalah Raja.

Raja : Aku ingin rutinitasku tetap rahasia, jadi, tolong biarkan pertemuan kita tetap menjadi rahasia. Bisakah kau berjanji padaku?

Flashback end…

Foto KBS2

Putri para pejabat sudah menunggu. Tak lama, Ibu Suri datang. Ibu Suri berjalan melewati mereka dan melihat ada kursi kosong.

Ibu Suri : Kulihat ada kursi kosong.

Dayang Han : Keponakan Anggota Dewan Kiri menderita selesma dan sangat malu karena tak bisa hadir.

Ibu Suri : Panggil tabib kerajaan untuk merawatnya.

Dayang Han : Kalau begitu, izinkan aku menyingkirkan kursinya.

Ibu Suri : Biarkan saja. Itu adalah kursi untuk wanita yang akan berkuasa. Meski kursinya kosong, tunjukkan rasa hormat kepadanya. Kalian akan melayaninya.

Putri para pejabat langsung membungkuk, memberi hormat pada kursi kosong milik keponakan Gye Won itu.

Yeon Hee kesal luar biasa.

Foto KBS2

Sampai di rumah, Yeon Hee mencampakkan jangotnya ke tanah. Dia kesal.

Pengasuhnya heran : Apa ada yang membuatmu kesal di istana?

Yeon Hee : Anggota Dewan Kiri. Dia punya berapa keponakan?

Pengasuh : Aku yakin dia kerabat jauh dari pedesaan. Itu tak penting.

Yeon Hee : Saat ayah pulang kerja, katakan aku akan menikah. Aku akan menikahi seseorang sebelum larangan menikah dikeluarkan.

Foto KBS2
Foto KBS2

Gye Won masih di kantornya di istana, bersama Kasim Heo.

Gye Won : Perintahnya menyatakan bahwa semua asetnya, termasuk paviliun yang diberikan kepadanya oleh Paduka Raja.

Kasim Heo : Pejabat sudah memeriksanya berkali-kali, tapi paviliun itu tak ada.

Gye Won : Tak ada? Tapi aku ingat persis Kasim Jung melaporkan bahwa dua rumah akan dihancurkan untuk pembangunan paviliun.

Kasim Heo : Mungkin Kasim Jung tak jujur.

Foto KBS2

Karena itulah Kasim Heo dan orang-orangnya menggeledah kamar Kasim Jung. Tapi untuk menyamarkannya, kamar kasim yang lain juga ikut digeledah. Tapi tak ditemukan apa-apa.

Saat Kasim Heo mau pergi, dia menemukan sebuah buku di kamar Kasim Jung.

Foto KBS2
Foto KBS2

Maka Kasim Heo menyerahkan buku itu pada Gye Won. Buku itu adalah kitab lagu.

Gye Won : Kenapa menurutmu buku tua ini mencurigakan?

Kasim Heo : Itu adalah buku tua yang juga disimpan Yang Mulia di perpustakaannya.

Gye Won teringat kata-kata Raja padanya ketika Kasim Jung datang menghadap/

Raja : Aku ingin menghibur pangeran dengan menghancurkan rumah kosong dan membangun paviliun.

Raja lalu bertanya berapa ukurannya pada Kasim Jung.

Kasim Jung : Rumah seluas 21 kan akan diubah menjadi 4 dan dan 4 jum dan rumah 22 kan akan menjadi 3 dan dan 9 jum.

Gye Won : Kalau dipikir-pikir, aku merasa ada yang aneh saat dia melaporkan bahkan ukuran terkecil kepada Raja. Apa perlu sedetail itu?

Gye Won membaca kitab lagu itu dan menemukan arti dari kalimat Kasim Jung tentang ukuran rumah yang akan disulap menjadi pavilun. Artinya adalah kematian Ratu.

Gye Won : Hari itu, bukan aku yang ditemui Jung Eui Kyun. Dia melaporkan kepada Raja bahwa Ratu sekarat.

Foto KBS2
Foto KBS2

Kasim Jung menemui Raja.

Kasim Jung: Seperti kata anda Keponakan Anggota Dewan Park akan dipilih sebagai Ratu.

Raja : Anggota Dewan Kiri memiliki kuasa untuk membungkam dunia. Dengan dukungan Ratu dan Putra Mahkota, keluarganya akan berkuasa selama beberapa generasi.

Kasim Jung : Yang Mulia, jika anda memerintahkan untuk memenggal kepalanya, aku akan melakukannya.

Raja : Pemenggalan tak akan mengakhiri ini. Semua pejabat juga harus dijatuhkan.

Raja marah, siapkan perjalanan rahasiaku! Minta pasukan kavaleri pergi denganku!

Kasim Jung cemas, tapi Yang Mulia…

Raja : Ini baru permulaan. Aku tak bisa membiarkan keponakan Anggota Dewan Kiri menjadi ratu.

Foto KBS2
Foto KBS2

Won Pyo memanggil pengasuh Yeon Hee. Ternyata Won Pyo baru saja menerima surat kaleng.

Won Pyo : Apa Yeon Hee terlibat dengan seorang pria?

Pengasuh : Itu tak masuk akal, Tuan!

Won Pyo : Lalu jelaskan surat ini.

Pengasuh : Surat itu hanya berisi kebohongan.

Won Pyo : Kau akan mempertaruhkan hidupmu? Awasi Yeon Hee dan laporkan kepadaku jika ada pria yang mendekatinya. Jika kau berani bersekongkol dengannya untuk menipuku, aku sendiri yang akan memenggal kepalamu.

Foto KBS2
Foto KBS2

Ttong Geum memberikan surat kepada Yeon Hee.

Ttong Geum : Seorang cendekiawan memintaku memberikan ini kepadamu.

Pengawal Won Pyo melapor bahwa Yeon Hee baru saja pergi lewat pintu belakang.

Won Pyo marah.

Foto KBS2
Foto KBS2

Yeon Hee datang ke sebuah rumah. Di sana, Raja sudah menunggunya.

Yeon Hee : Aku datang memenuhi panggilan Yang Mulia.

Raja berbalik dan mendesak Yeon Hee ke dinding kayu.

Yeon Hee tak berani menatap Raja.

Raja : Daftarkan dirimu sebagai kandidat Ratu.

Yeon Hee : Itu tak berguna. Seluruh dunia tahu bahwa keponakan Anggota Dewan Kiri akan menikah dengan Raja.

Raja : Selama proses tiga tahap, aku boleh memilih keluarga ratuku.

Yeon Hee : Aku tak mengerti. Apa ada keluarga tertentu yang ingin anda pilih?

Raja : Ada. Kau adalah keluarga yang kuinginkan.

Yeon Hee klepek-klepek dong. Dia percaya sama omongan Raja.

Foto KBS2

Tiba-tiba, Won Pyo dan para pengawalnya datang.

Won Pyo : Berhenti!

Yeon Hee menoleh dan kaget melihat ayahnya.

Foto KBS2
Foto KBS2

Won Pyo : Tangkap semua pria yang terlihat. Bunuh siapa pun yang melawan!

Won Pyo dan pengawalnya bertarung mengawal pasukan kavaleri Raja.

Won Pyo ikut bertarung. Tapi tak lama kemudian, dia sadar dan terkejut melihat pria yang tengah dilawannya adalah bagian dari pasukan kavaleri.

Won Pyo : Berhenti! Kau pasukan kavaleri. Kenapa ada pengawal Paduka Raja?

Raja keluar. Semua langsung berlutut.

Won Pyo : Aku, Menteri Perang, Cho Wonpyo, siap menghadap Yang Mulia.

Foto KBS2

Kasim Heo melapor ke Gye Won bahwa Raja sudah pergi selama 30 menit.

Kasim Heo : Pasukan kavaleri menemaninya dalam perjalanan tadi, jadi, aku akan mencari tahu tujuannya begitu Paduka Raja kembali. Atau haruskah aku segera memanggil Jung Eui Kyun?

Gye Won : Aku tak peduli dengan kasim. Yang penting adalah Paduka Raja. Dia telah dilupakan. Pasti ada alasan yang membuatnya mengumpulkan informasi dengan kode rahasia buatannya. Isi pikiran dan juga rencana Paduka Raja. Kau harus mencari tahu.

Foto KBS2

Raja dan Won Pyo bicara di tempat lain.

Raja : Harus kuakui, aku malu tertangkap oleh anda.

Won Pyo : Aku yang salah karena tak mendidik putriku dengan benar. Tolong lupakan perselingkuhan itu. Aku akan membungkam semua pria yang hadir.

Raja : Tentu saja. Mereka mungkin tak mendengarkanku, tapi mereka pasti mendengarkanmu. Namun, bisakah kau membungkamku juga? Aku akan menemui Ibu Suri dan mengumumkan bahwa putrimu dan aku sudah berpelukan.

Won Pyo : Yang Mulia! Anda akan menyulitkan putriku!

Raja : Dasar lancang. Begitukah caramu memandang status mulia seorang ratu?

Foto KBS2
Foto KBS2

Raja menatap Won Pyo dari jarak dekat.

Raja : Aku sadar betapa setianya kau. Betapa pintar dan mulianya dirimu, tak terdeteksi oleh orang-orang bodoh karena mereka menganggapmu sebagai kaki tangan Anggota Dewan Park. Itu yang membuatku sedih. Menteri Cho, jadilah kakek untuk putra sulungku. Keinginanku adalah menjadi ayah dari anakku bersama putrimu.

Sontak Won Pyo kaget mendengarnya.

Foto KBS2

Besoknya, pria bangsawan yang membenci Jung kembali menemui para preman.

“Kalian sudah siap? Ayo pergi.”

Kasim Jung menghadap Raja. Raja nampak marah.

Kasim Jung : Yang Mulia, apa anda perlu kipas?

Raja : Tak perlu. Ada orang-orang di toko kerajinan yang merencanakan penculikan. Apa kau melaporkannya?

Kasim Jung : Sudah, tapi tak ada hukuman yang dijatuhkan karena target mereka tak terluka. Namun, karena sepertinya ini melibatkan Nona Jung, kusarankan agar anda tak terlibat dalam masalah ini.

Raja : Kenapa mereka mengejarnya?

Lalu terdengar suara Kasim Heo yang memberitahu bahwa sudah waktunya pelajaran harian Raja.

Foto KBS2

Tapi Raja tak bisa fokus selama pelajarannya. Dia terus memikirkan keselamatan Jung.

Raja tak tahan lagi. Dia menyudahi pelajarannya dan menyuruh Kasim Heo memanggil Kasim Jung.

Kasim Heo : Yang Mulia. Setelah menyelesaikan tugas hariannya, Kasim Jung meninggalkan istana untuk bertugas.

Raja : Kirim seseorang. Suruh dia kembali ke istana!

Kasim Heo : Butuh waktu sekitar satu jam.

Sontak Raja tambah resah.

Kasim Heo : Yang Mulia, anda tampak gelisah. Sebaiknya anda pergi ke perpustakaan dan tidur sebentar.

Raja : Siapkan ruangannya.

Foto /KBS2
Foto KBS2

Raja pun bergegas menyusuri lorong rahasianya, menuju keluar istana.

Dia memacu kudanya, untuk menyelamatkan Jung.

Tanpa dia sadari, beberapa pasukan mengikutinya.

Kasim Heo melapor pada Gye Won bahwa seseorang dengan tanda identitas kasim keluar dari istana. Banyak yang menduga itu Paduka Raja.

Foto KBS2

Pria bangsawan dan para preman mengikuti Jung.

Jung yang merasa diikuti menoleh ke belakang tapi dia tak melihat apapun.

Foto KBS2

Ternyata si pria bangsawan diancam oleh pedang sama Raja.

Para preman menyerang Raja tapi mereka semua berhasil ditaklukkan Raja. Para preman itu kabur.

Foto KBS2

Raja menaruh pedangnya ke leher si pria bangsawan.

Dia tanya siapa yang menyuruh pria bangsawan itu. Si pria bangsawan bilang tidak ada.

“Lalu, kenapa kau mengejar wanita itu? Apa karena uang? Selama keserakahan itu ada, kau akan mengejarnya lagi.”

Raja ingin menebas si pria bangsawan tapi tiba-tiba, dia dihujani dengan anak panah.

Raja sibuk menghalau anak panah. Si pria bangsawan menggunakan kesempatan itu untuk kabur.

Si pria bangsawan yang mau kabur, malah bertemu Gye Won.

Gye Won : Katakan. Semua yang kau lihat dan dengar. Katakan semua yang kau tahu.

Foto KBS2

Jung berlari menghampiri Raja.

Tepat saat itu, anak panah melesat menuju ke arah Jung. Melihat itu, Raja bergegas melindungi Jung.

Raja marah, kau hampir terluka. Bagaimana kau bisa seceroboh ini?

Jung : Aku baik-baik saja. Tapi apa yang terjadi? Kenapa anak panah beterbangan?

Raja : Bukan apa-apa.

Jung melihat lengan Raja terluka.

Jung: Bagaimana bisa bukan apa-apa padahal kau berdarah? Siapa yang melakukan ini?

Jung bergegas membalut luka Raja dengan goreum nya.

Raja : Kenapa kau marah?

Jung : Mustahil aku tetap tenang saat kau terluka. Aku tak akan bertanya alasanmu membawa pedang atau penyebab aku tak bisa menemuimu setiap hari. Tapi aku sudah muak melihatmu terluka dan menderita. Itulah sebabnya aku memintamu menjadikanku istrimu.

Foto KBS2

Gye Won akhirnya tahu ada wanita yang berhubungan dengan Raja selama perjalanan rahasia yang Raja lakukan.

Foto KBS2

Raja tertegun dengan pengakuan Jung.

Jung : Aku ingin menghiburmu dari kesulitan yang tak terucapkan. Hatiku hanya berdebar untukmu.

Dengan tatapan lirih, Raja memberitahu Jung bahwa dia sudah tunangan.

Sontak Jung kaget mendengarnya.

Bersambung…

Rahmi Iza