Blind Ep 8

Tentangsinopsis.com – Sinopsis blind Episode 8, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini ,Baca Episode Sebelumnya Disini

foto: tvN

Tiba-tiba api pada lilin padam saat Kwon Kyung Ja sedang melakukan ritual di hutan. Kwon Kyung Ja menoleh kearah Baek Moon Kang dan penjaga lain sedang membawa anak-anak. Melihat ada seseornag anak-anak berteriak meminta tolong. Kamu harus membunuh anak itu, jika membiarkan dia hidup kalian akan mati dan begitu juga orang lain, kamu harus membunuh anak itu ucap Kwon Kyung Ja seraya menunjuk anak nomor 13.

foto: tvN

“Episode 8, Pemberitahuan Pembunuhan”

Seseorang dengan mengenakan tudung, berjalan mendekati dinding yang tertempel foto Baek Eun Ji, Hyejin dan putri Kang Young Ki. Para polisi berdatangan dan menyelidikinya. Sung Hyub mendekati para anggota juri dan menyuruhnya datang ke kantor polisi secara terpisah untuk memberikan kesaksian. Setelah melihat rekaman CCTV yang menunjukkan An Tae Ho berada di lokasi, Young Gu dan yang lain mengambil surat penangkapan.

An Tae Ho tetap bersembunyi di tempat resepsi pernikahan kemudian ketika Direktur Kang minum sampanye dan pingsan, dia segera meninggalkan tempat itu ucap Sung Joon kemudian bertanya kepada Sung Hoon kenapa kamu juga di sana. Sung Hoon menyangkal kalau ia tidak berada di sana. Ada hubungan antara kasus ini dan An Tae Ho ucap Sung Joon. Eunki datang ke gudang, memberi tahu kalau polisi menemukan seusatu dan menyuruh Sung Joon menanyakannya kepada Suk Go.

foto: tvN

Sung Joon menjawab telepon dari Suk Go menyuruhnya mengirimkan daftar tempat tinggal An Tae Ho sebelumnya. Sung Hoon turun dari mobilnya, menghampiri Sung Joon menyuruh memberikan kunci montor dan menyuruhnya masuk. Setelahnya mereka pergi bersama menuju tempat tinggal An Tae Ho terbaru. Di gudang, Eunki mengecek tempat tinggal An Tae Ho yang lama.

Sung Hoon pergi ke gedung yang bertuliskan “Cahaya Musim Semi” menyakan kepada salah seorang wanita mengenai An Tae Ho. Dan sekarang mereka duduk di bangku taman, dengan wanita tersebut yang memberi tahu kalau An Tae Ho menyelamatkan nyawanya dan anaknya. An Tae Ho menyelamatkan wanita tersebut yang akan tertabrak truk dan membuat kaki An Tae Ho pincang. Wanita tersebut memberi tahu kalau gedung “Cahaya Musim Semi” adalah tempat penampungan untuk ibu tunggal yang dibangun Pak An.

foto: tvN

Kau bilang kau akan menggunakan An Tae Ho sebagai umpan untuk menangkap Yoon Jae, itu sebabnya aku membiarkan dia pergi, seharusnya menghubungkannya dengan Yoon Jae dan menyingkirkan mereka, ada pembunuhan lain karena kamu dan dia putri Kang Young Ki ucap Ki Nam kepada Baek Moon Kang. 20 tahun yang lalu, ada seorang pria bernama Pak Kang, dia adalah pemasok di pusat kesejahteraan harapan ucap Baek Moon Kang.

Ternyata An Tae Ho adalah orang yang baik yang membuatkan tempat penampungan untuk ibu tunggal yang tidak punya tempat untuk pergi ucap Sung Joon kepada Eunki setelah kembali. Eunki memberi tahu kalau ia menelepon semua panti asuhan tempat An Tae Ho tinggal tapi tak satu pun dari mereka yang tetap berhubungan dengannya. Di sisi lain An Tae Ho sedang berada di trowongan, berdiri saat meliaht seseorang datang dan memanggil orang tersebut sebagai Yoon Jae.

foto: tvN

Keesokan paginya, Eunki berada di rumah sakit tengah membereskan barang-barang Yuna karena hari ini kepulangannya. Suk Go menelepon Eunki memberi tahu polisi menuju ke gudang. Dengan segera, Eunki kembali, membangunkan Sung Joon yang tidur dan menyuruhnya bersembunyi. Melihat kelakukan Eunki yang aneh, Yuna mengikutinya dan melihat Eunki bersama dengan Sung Joo dan melihat Sung Hoon yang baru datang kemudian menyuruh mengijinkan dirinya bergabung.

Setelah sampai, Chang Wook dan yang lain mengepung gedung dan masuk kedalam. Melihat Sung Hoon, Eunki dan Yuna sedang belajar. Karena tidak melihat Sung Joon, Chang Wook dan yang lain kembali pergi. Apa dia akan kembali, kurasa dia masih curiga tanya Eunki. Kita harus lebih berhati-hati untuk saat ini ucap Sung Hoon, menyuruh Eunki tidak datang ke gudang dan melarang Sung Joon berkeliaran.

foto: tvN

Eunki pergi ke kantor polisi untuk membuat pernyataan saksi khasus putri Direktur Kang. Yuna mengikuti Sung Hoon yang berjalan. Sung Joon, Sung Joon dan anggota para juri mendapat pesan bertuliskan “Permainan bertahan hidup diluncurkan. Acara besar “Selamatkan Saya”! Batas waktu ditutup dalam 24 jam.” Kemudian membuka link di pesannya dan melihat An Tae Ho yang sedang di ikat. Yuna masih mengikuti Sung Hoon dan memfotonya.

foto: tvN

Sung Hoon dan Sung Joon berada di gedung, melihat videonnya. Bukankah ini video yang direkam tanya Sung Joon. Pelakunya berencana untuk mengeksekusi An Tae Ho di depan umum seperti yang kita semua tonton ucap Sung Hoon. Eunki datang, memberi tahu kalau para juri juga mendapatkan pesan yang sama.

In Sung dan Charles melaporkannya kepada polisi. Stelah menemukan alamat IP, Young Guk dan yang lain pergi ke warnet. Dong Hwa menunjukkan alamat IP kepada pekerja dan menanyakan komputernya. Nomor 52 jawab orang tersebut. Dengan segera para polisi menuju computer 52 yang teryata kosong dan tidak di gunakan seharian.

foto: tvN

Bagaimana kita bisa menyelamatkan An Tae Ho tanya Sung Joon yang masih melihat video An Tae Ho. Tidak bisakah kita menangkap pembunuhnya dengan menelusuri alamat IP tanya Eunki. Bagi si pembunuh, ini seperti permainan karena dia merasa yakin dia akan memenangkan permainan ini ucap Sung Hoon. Mendengar suara jam di video An Tae Ho, Sung Joon memutar suara jam di lukasi Choi Soon Gil dan ternyata sama.

foto: tvN

Dan sekarang, Sung Joon dan Eunki berada di rumah Choi Soon Gil dan segera masuk kedalam. Sung Joon segera memeluk An Tae Ho yang tergantung di atas tali, tapi itu bukan An Tae Ho melainkan boneka. Di sisi lain, para polisi sedang mendaki bukit dan mendengar bunyi dering ponsel. Ponsel tersebut berada di sebelah kerangka tulang yang berada di lubang. Di kerangka tersebut ada kalung yang sama dengan milik Sung Joon.

foto: tvN
foto: tvN

Disisi lain, tapi yang mengikat leher An Tae Ho kembali di tarik. Sung Joon dan Eunki kembali ke gudang dan melihat pengakuan dari An Tae Ho.

“Yoon Jae. Hari itu, 20 tahun yang lalu akulah yang memberi tahu Anjing gila tentang rencana kami untuk melarikan diri, aku berpikir untuk mengatakan yang sebenarnya. Pada saat itu, yang di pikiranku hanyalah keluar dari kesengsaraan itu. Aku benar-benar tidak tahu Nomor 24 akan mati. Sejak itu, aku tidak bisa tidur nyenyak dan melihat wajah Nomor 24 ketika menutup mata.

Aku harus melihatmu lagi sebelum aku menghembuskan nafas terakhirku, aku benar-benar ingin memberitahumu jika aku pernah bertemu denganmu lagi, maafkan aku, Yoon Jae. Nomor 11, 12 dan 24, aku berutang permintaan maaf kepada kalian semua. Aku sangat menyesal. Aku sangat berharap aku yang terakhir, kamu harus berhenti, Yoon Jae.”

foto: tvN

Di restoran para juri masih berkumpul dan melihat video An Tae Ho. In Sung melihat ponselnya dan kembali menyimpannya. Kain hitam di belakang An Tae Ho terjatuh dan terdapat tulisan “Seseorang di dalam?” didinding. Aku pernah melihat ini sebelumnya ucap Sung Joon. Bae Chul Ho kembali ke kantor mengambil kaset “2002, Pusat Kesejahteraan Harapan” kemudian memutarnya dan menangis saat melihat videonya.

Sung Joon kembali ke rumahnya dan menanyakan kepada Kuk Hee, darimana aku diadopsi. Kuk Hee menolak memberi tahu. Eunki menelepon Sung Joon, memberi tahu keberadaan An Tae Ho. mendengarnya, Kuk Hee menahan tangan Sung Joon, melarangnya pergi. Sung Joon melepaskan tangan ibunya dan pergi dari sana.

foto: tvN
foto: tvN

“Pusat Kesejahteraan Harapan.”

Setelah sampai, Sung Joon turun dari montornya, dan memegangi kepalanya yang sakit saat mengingat percakapan “Kami telah memutuskan untuk melarikan diri. Orang yang mengkhianati kita adalah Nomor 7.” Sung Hoon sedang menyetir, melihat mobil Pak Gu di belakangnya yang mengikutinya. Dengan menahan sakit di kepalanya, Sung Joon berjalan memasuki penjara. Di mobil Sung Hoon menjadi khawatir karena Sung Joon tidak menjawab teleponnya.

Di dalam, An Tae Ho melihat jam yang tersisa 24 menit. Melihat seseorang yang mengenakan jubah, Sung Joong mengejarnya. Orang tersebut tiba-tiba muncul dan menyuntik Sung Joon. Di dalam kursi yang di pijaki An Tae Ho jatuh, membuat An Tae Ho tergantung di talinnya. Sung Joon segera mengejar orang tersebut dan melihat darah di telapak tangannya kemudian tergeletak di lantai.

BERSAMBUNG……

Sampai berjumpa lagi di Blind Eps 9 dan jangan pernah bosen untuk membaca di drama yang aku tulis, salam A2One. Ohh ya, mampir sebentar ya di MAJALAH DRAMA. ^^

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like