All of Us are Dead Ep 7

Tentangsinopsis.com – Sinopsis All of Us are Dead Episode 7, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Episode Sebelumnya ada disini.

Foto : NODRAKOR.ICU

Sekumpulan tentara masuk ke sebuah gedung dan menembaki orang-orang yang terinfeksi kemudian membebaskan orang-orang yang nggak terinfeksi. Sementara itu, seorang tentara bernama Jaejun telponan sama ibunya. Ia bohong kalo ia bermain bola.

Ibu tahu kalo jaejun bohong. Tiap kali Jaejun mau bertugas ia selalu bilang main bola. Ibu lalu berpesan agar Jaejun jaga diri dan menelponnya setelah selesai. Siapa sangka Jaejun berubah jadi zombie sebelum sempat nelpon ibunya.

Dalam videonya pak Lee bilang kalo masih ada harapan. Kalo suhu tubuh naik maka sel darah putih akan aktif. Ia lalu menaikkan suhu tubuh anaknya.

Foto : NODRAKOR.ICU

Ayah akhirnya sampai di darat lalu pergi dari sana.

Onjo ngasih kamera itu ke Soohyuk kalo ia mau meninggalkan pesan. Ia juga nyuruh agar ikatan itu dilepas. Soohyuk nggak mau meninggalkan pesan apapun dan memberikannya ke Banjang. Setelah Onjo pergi, Banjang mengambil kamera itu tapi ia nggak jadi merekam. Ia bertanya-tanya pada Soohyuk kenapa Soohyuk melakukannya?

Foto : NODRAKOR.ICU

Soohyuk bilang kalo itu untuk membuat mereka nggak gelisah. Banjang mengungkjit kalo ia sempat mau menggigit Soohyuk. Rasanya seperti mimpi. Ia mencium aroma yang sangat harum dari Soohyuk dan ia ingin memakannya. Dan ia terbangun saat Soohyuk memanggil namanya, Namra. Teman-teman biasanya Banjang. Saat itulah akhirnya Soohyuk mengakui kalo ia menyukai Banjang. Namun ia merasa nggak sepadan dengannya. Ia nggak pintar dan pernah jadi perundung saat kelas 10. Sedang Banjang, ia seorang teladan dan pintar.

Banjang mengambil kamera dan merekam kalo ia jua suka sama Soohyuk lalu menciumnya. Hehe lucu nih pas pengambilan gambarnya… Bankang mengaku senang mengetahuinya sebelum ia meninggal. Soohyuk tersenyum lalu menggenggam tangan Banjang.

Foto : NODRAKOR.ICU

Pendengaran Eunji jadi sangat tajam. Ia masuk ke ruang jaga malam. Ada guru di sana. Ia takut lihat Eunji dan berpikir kalo dia digigit. Eunji membenarkan dan memakan ikan di akuarium. Guru tadi menghantam kepala Eunji pakai termos tapi Eunji nggak papa. Ia malah mengungkit saat ia bilang ke guru itu kalo ia dirundung tapi guru itu nggak peduli padanya dan saat rapat komite diadakan dia bilang kalo Eunji b#d#h.

Diam-diam guru itu mengambil pisau. Eunji menyadarinya. Ia ditusuk beberapa kali dan Eunji menggigitnya sampai guru itu berubah menjadi zombie.

Foto : NODRAKOR.ICU

Mendadak Banjang mendengar sesuatu. Ia jalan ke jendela dan bilang ke Soohyuk tentang suara muntah yang didengarnya padahal yang lain nggak dengar apa-apa. Yang muntah adalah Eunji. Nggak hanya itu, Banjang juga dengar suara-suara kecil yang dibuat sama teman-temannya, suara perut Daesu sampai suara hati Hyoryeong. Ia ngajak mereka untuk pergi dari sana karena tempat itu sangat aneh.

Daesu nggak bisa karena ada banyak zombie diluar. Harusnya mereka ke atap saat musiknya masih nyala. Onjo jadi punya ide. Ada musik di kamera itu.

Foto : NODRAKOR.ICU

Gwinam sedang mencuci wajahnya. Ia lalu mendengar suara. Trnyata temannya yang suka meerundung sembunyi di bawah truk. Ia ke sana dan disuruh untuk ke mobil dan menjemputnya. Gwinam keluar dari sana dan menarik anak itu juga. Ia memutar tangan anak itu dan memintanya agar memohon padanya. Anak itu kesakitan dan nggak mau melakukannya.

Akhirnya Gwinam membuat tangannya patah dan membiarkannya jadi makanan para zombie. Ia lalu melihat matanya di kaca dan bersumpah mau menc#ngkel mata Cheongsan.

Foto : NODRAKOR.ICU

Onjo punya ide untuk mereka bisa pergi dari sana. Mereka akan membuat suara sehingga para zombie akan masuk. Mereka memerangkapnya lalu pergi. Semuanya setuju sama idenya Onjo dan mulai melakukannya. Onjo menghampiri Soohyuk dan Banjang dan nyuruh mereka untuk melepaskan ikatan mereka tapi Soohyuk nggak mau. Onjo lalu ngasih tahu kalo kebencian itu menular. Begitu juga sama kepercayaan.

Banjang merasa kalo harusnya Onjo yang jadi Banjang. Onjo lalu melepaskan ikatan mereka dan membantu yang lain.

Foto : NODRAKOR.ICU

Ayah masuk ke kantor polisi dan mengobati diri. Ia mengganjal pintu pakai kulkas. Para zombie mendekat. Ayah masuk ke sebuah ruangan dan mengambil senjata. Dan saat para zombie itu berhasil masuk, ia menembak kepala mereka lalu pergi dari sana.

Onjo dan teman-teman masih menyusun barang-barang.

Foto : NODRAKOR.ICU

Hari dan yang lain membuat tandu buat Junsung. Mereka akan pergi ke gunung. Dih baru aja sampai di depan pintu tandunya patah dan banyak zombie mendekat ke arah mereka jadinya mereka masuk lagi. Junsung nyuruh mereka untuk meninggalkannya saja tapi mereka nggak mau. Hari dan Minjae kembali membuat tandu yang lebih kuat.

Junsung bertanya ke Mijin kenapa nggak mau meninggalkannya, ia bahkan membunuh Halim. Mijin nggak suka dengarnya dan menyuruhnya untuk diam.

Foto : NODRAKOR.ICU

Pak polisi berencana untuk pergi dari restoran ayam Cheongsan. Ia, rekannya dan anak perempuan yang bersamanya membungkus kaki dan tangan mereka pakai kardus yang dilapisi sama selotip. Anak perempuan itu mau pergi dan menanyakan ibunya. Pak polisi bilang kalo mereka akan kembali lagi untuk menjemput ibunya. Ia lalu ngasih tahu kalo ia punya anak laki-laki yang seumuran sama dia. Dih anak itu bilang kalo dia sudah punya pacar.

Mereka lalu pergi dari sana dengan naik motor. Seperti yang pak polisi bilang. Anak itu menutup matanya dan memeluknya erat. Mereka mencari jalan dan selalu diikuti zombie. Rekanpak polisi memukul zombi yang mendekat sambil terus teriak. Dih lucu banget deh. Tahu-tahu mereka sampai di jalan kecil. Pak polisi menyalakan klakson dan membuat para zombie mengejarnya. Karena jalannya sempit jadi mereka nggak bisa terus mengejarnya.

Dikira sudah aman. Mereka mendengar teriakan minta tolong dari mas youtuber. Rekan pak polisi menyarankan agar mereka lanjut jalan aja tapi pak polisi malah turun dan nolongin mas youtuber dan akhirnya dia ditinggalin sama rekannya.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Barikadenya sudah tinggi dan dirasa sudah cukup. Onjo, Suhyuk dan Banjang pindah ke sisi sebelah tapi Cheongsan tetap di sana untuk membuka pintu. Soohyuk balik lagi dan akan menemani Cheongsan. Sebelum membuka pintu Soohyuk menyinggung yang terjadi antara Cheongsan dan Gwinam.

Cheongsan ngasih tahu kalo ia lihat Gwinam membunuh kepala sekolah. Saat ia bilang akan melaporkannya Gwinam bilang mau membunuhnya. Soohyuk menenangkan kalo Gwinam sudah mati. Ia jatuh dari lantai 4 saat berkelahi dengannya. Ia juga ngasih tahu kalo ia suka sama Namra dan minta Cheongsan untuk memperlakukan Onjo dengan baik. Jangan memperlakukannya seperti pria.

Soohyuk membuka pintu setelah Cheongsan ke sebelah. Ia juga langsung melompat ke sana setelahnya. Semua zombie berdatangan. Selain memutar video, mereka juga membuat suara dari alat musik dan suara makian dari Daesu. Dih zombienya makin banyak dan mereka kesulitan buat menahan barikade sedangkan di luar zombienya masih banyak.

Foto : NODRAKOR.ICU

Jaejun yang sudah berubah jadi zombie akan diteliti. Komandan minta mereka untuk minta ijin sama orang tuanya. Meski itu untuk tugas, mereka akan mengambil anaknya untuk dites.

Setelahnya seorang tentara melapor kalo ada anggota dewan di tempat karantina yang ingin bertemu dengannya. Meski kesal komandan tetap menemuinya. Bu Park minta komandan untuk mengirim helikopter ke SMA Hyosan. Ada seorang anggota pemadam kebakaran yang pergi ke sana seorang diri.

Komandan itu nggak menghiraukannya dan pergi begitu saja. Meski begitu bu Park nggak langsung diam. Ia terus ngasih tahu komandan kalo meski mereka memenangkan peperangan, mereka tetap kalah kalo kehilangan anak-anak.

Foto : NODRAKOR.ICU

Dan walaupun tadi pak komandan kelihatan nggak peduli, setelah sampai di ruangannya ia nampak kecewa saat tahu kalo nggak ada satupun anak yang mereka selamatkan dari sana. Bahkan dari banyaknya helikopter yang mereka miliki, nggak ada yang menuju ke sana. Ia lalu memerintahkan untuk menyiapkan satu ke sana.

Foto : NODRAKOR.ICU

Tempatnya sudah penuh dan sudah nggak ada lagi zombie di luar. Satu persatu dari mereka meninggalkan ruang musik untuk menuju ke atap. Dih sampai sana malah pintunya terkunci. Di luar ada Cheolsu tapi dia ragu mau bukain pintu. Sementara di dalam teman-teman Onjo berusaha sekuat tenaga buat dobrak tapi nggak bisa. Cheongsan juga berusaha buat membuka pakai kode pintu tapi salah mulu.

Di bawah zombienya makin dekat dan Banjang bisa merasakannya. Cheongsan dan Soohyuk berada di bawah untuk menghalau para zombie sedang Daesu, junyoung dan Wujin mencoba untuk mendobrak pintu. Dih zombienya makin banyak lagi. Onjo punya ide untuk menutup mereka pakai tirai dan itu sedikit bisa menahan mereka.

Foto : NODRAKOR.ICU

Helikopter beneran datang. Mereka turun menghampiri Cheolsu. Pertamanya Cheolsu diukur suhu badannya. Normal. Ia lalu ditanyai apa ada lagi temannya?

Di dalam Gwinam ikut naik. Ia mengangkat seorang siswi yang sudah jadi zombie dengan satu tangan aja. Kayak enteng banget. Cheongsan kayak kaget lihat Gwinam masih hidup.

Bersambung…

15 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like
Read More

Eve Ep 8

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Eve Episode 8, Cara menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Lihat episode sebelumnya…