Drama Korea

Adamas Eps 16 Part 2 (Last Eps)

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Adamas Episode 16 Part 2, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Baca EPISODE SEBELUMNYA HERE

Sebelumnya….

Tae Sung menginterogasi Ketua Tim Lee.

Tae Sung : Tidak ada gunanya bertahan. Buktinya sangat jelas. Apa itu ada di panduan timmu?

Ketua Tim Lee tetap bungkam.

Tae Sung : Kalian semua tetap diam. Melakukan ini tak akan menguntungkanmu. Para petinggi tak semurah hati itu. Investigasi polisi sudah dimulai. Mereka yang terlibat akan dikirim ke kejaksaan. Begitu sidang dimulai, Haesong pun tak akan punya jalan keluar.

Ketua Tim Lee : Lihat kau berlagak tangguh. Tapi kau hanya anjing pemburu. Letnan Choi Taesung. Menurutmu kau bukan anjing pemburu? Tim A tak berbeda dari SIH. Cukup dengan omong kosongmu. Siapa yang menembak Pimpinan Kwon? Sekarang kau ingin berlagak menjadi polisi berbudi di depanku? Kalau begitu, seharusnya kau tak menendangku ke waduk. Jangan bilang kau cukup tak tahu malu dengan mengeklaim bahwa menangkap penjahat melalui cara jahat itu bisa diterima.

Tae Sung : Pimpinan Kwon dan waduk… Lagi pula, itu tak bisa dibuktikan. Haesong menutupi semuanya.

Ketua Tim Lee : Haesong, Haesong… Kau terus menyebutkan Haesong. Kau dan aku jelas mengikuti perintah atasan. Santai saja. Memalukan melihatmu berusaha keras.

Tae Sung : Siapa atasannya?

Ketua Tim Lee : Astaga. Kau pikir bisa menangkap kami? Kasus ini belum dialihkan ke kejaksaan. Kau tahu apa artinya. Para petinggi sedang membahas apa yang harus dilakukan denganku. Mereka akan memutuskan bagaimana akhirnya, dan kita hanya mengikuti.

Tae Sung : Jadi, siapa atasannya? Beri aku nama, atau ini tak akan berakhir.

Ketua Tim Lee : Ayolah. Sudah kubilang jangan berusaha terlalu keras. Itu hanya akan membuatmu lelah.

Woo Shin menyaksikan interogasi itu.

Tae Sung keluar dan menghampiri rekannya.

Tae Sung : Bagaimana menurutmu?

Woo Shin : Dia tak menyangkal tuduhannya. Dia bilang hanya melakukan perintah. Dan dia mengaku sebagai anjing pemburu. Dia tetap diam tentang siapa yang ada di belakangnya. Karena dia tak tahu.

Tae Sung : Apa maksudmu?

Woo Shin : Dia belum menerima perintah mengenai apa yang harus diakui, dan siapa yang harus diseret. Biarkan aku bicara dengannya.

Tae Sung : Tidak, aku tak bisa membiarkanmu bicara langsung dengannya.

Woo Shin : Ada yang ingin kutanyakan kepadanya. Tolong izinkan aku, Pak Choi.

Tae Sung terpaksa mengizinkan.

Woo Shin masuk.

Ketua Tim Lee : Kurasa kau punya cukup pengaruh. Warga sipil seharusnya tak ikut campur dalam penyelidikan polisi.

Woo Shin : Mari bicara secara tak resmi. Soo Hyun, apa yang kau lakukan dengannya?

Ketua Tim Lee : Aku memastikan jasadnya tak akan ditemukan. Bukankah kau ingin membunuhku? Aku merasakan hal yang sama. Ini belum terlambat. Bunuh aku. Itu keputusanku.

Woo Shin : Adamas. Aku masih memilikinya. Haruskah aku bernegosiasi dengan itu?

Ketua Tim Lee : Kau akan meminta Eun Hye Soo membunuhku sebagai imbalan karena menyerahkan Adamas kepadanya? Aku ragu itu akan berjalan sesuai keinginanmu. Astaga, itu membuatku penasaran. Siapa yang akan dia pilih? Kau atau aku?

Mendengar itu, Woo Shin sontak terkejut.

Bersambung ke part 3…

Rahmi Iza