Drama Korea

A Superior Day Ep 5

Tentangsinopsis.com – Sinopsis A Superior Day Episode 5, Cara menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. EPISODE SEBELUMNYA DISINI.

foto: ocn

Shi Woo memasukkan Soo A kedalam mobilnya kemudian menutupnya dan menelepon Ho Chul, menyuruhnya jangan khawatir karena ia akan menjaganya. Jika kamu menyentuh putriku, aku akan mengejarmu dan membunuhmu ucap Ho Chul dengan marah. Aku akan memberinya kelas pengganti dahulu dan akan menghubungimu lagi ucap Shi Woo kemudian menutup teleponnya dan memasuki mobilnya, pergi dari sana.

Dengan segera Ho Chul mengendarai motor milik kurir yang kebetulan berada disana dan mengejar mobil Shi Woo. Ho Chul terjatuh dari motornya, membuatnya kehilangan jejaknya kemudian membuka pesan dari Tae Jin yang menyuruh pergi gedung arcade. Tae Jin pergi ke rumah Shi Woo dan masuk kedalam setelah berhasil meretas keamanan pintu rumah Shi Woo.

foto: ocn

Shi Woo membawa Soo A memasuki ke sebuah gedung yang sudah tidak terpakai. Soo A duduk di kursi, sementara di depannya sudah terdapat kanvas. Shi Woo kembali dengan membawa tas, mulai menyiapkan alat untuk menggambar. Shi Woo membuka ponselnya, melihat video Tae Jin yang memasuki rumahnya kemudian berkata kepada Soo A, kita akan mulai setelah aku kembali.

Setelah Shi Woo pergi, Soo A berjalan menuju pintu tapi pintunya terkunci dan terkejut, saat pintunya yang tiba-tiba di buka oleh Shi Woo, membuatnya terjatuh di lantai. Jika kamu keluar lagi, aku akan membunuhmu ucap Shi Woo seraya tersenyum kemudian menutup dan mengunci pintunya, pergi dari sana. Ho Chul kembali mengikuti Shi Woo setelah melihat mobilnya.

foto: ocn

Tae Jin memasuki ruangan di rumah Shi Woo kemudian mengambil lukisan dan merobek kertasnya, lukisan tersebut bergambar anggota tubuh manusia dan tanggal yang tertera di bawahnya, membuat dirinya tertawa saat melihat semua lukisannya.

Tae Jin berjalan mendekati kanvas yang masih kosong, melihat tanggal di bawahnya dan mengambil photo Soo A yang tertempel di kanvas tersebut. Bantu aku meretas kamera pengawas, kita tidak bisa membiarkan dia bersenang-senang ucap Tae Jin kepada seseorang melalui telepon.

Setelah sampai di apartement, Shi Woo turun dari mobilnya dan berjalan menuju rumahnya seraya menyapa polisi yang berpapasan dengannya. Shi Woo mengamati semua kanvas lukisannya, melihat kertas salah satu kanvas yang sobek, kemudian mengambil foto Soo A yang berada di lantai.

Setelah mengambil balok kayu, Ho Chul bersembunyi di balik dinding, menunggu kedatangan Shi Woo tapi tidak kunjung datang. Setelah membaca pesan dari Tae Jin, Ho Chul segera pergi ke Arkade 1114 dan segera masuk kedalamnya. Seseorang memukul kepala Ho Chul, membuatnya pingsan.

foto: ocn

Ho Chul membuka matanya dan terkejut melihat manekin tepat di depannya, dirinya tergeletak di lantai dengan tangannya dalam keadaaan terikat, sementara celananya tidak ada. Shi Woo berjongkok di hadapan Ho Chul, bertanya, seorang petugas damkar tidak mungkin punya pistol pribadi artinya ada seseorang yang mengendalikanmu jadi siapa yang merasa bisa membuat orang seperti kamu membunuhku.

Ho Chul mengabaikan ucapan Shi Woo dan berteriak menangayakan keberadaan Soo A. Shi Woo yang mememgang pisau, menyayatat kaki Ho Chul, membuat Ho Chul berteriak kesakitan. Apa ini salahku karena aku melihatmu saat itu tanya Ho Chul kemudian berkata kalau begitu, bunuh saja aku lalu lepaskan Soo A. Bukankah nyawamu lebih berharga, kenapa kamu memedulikan orang lain tanya Shi Woo. Karena kami keluarga, Soo A bukan orang asing jadi aku rela mati untuknya jawab Ho Chul.

foto: ocn

Seraya menangis, Shi Woo kecil memberi tahu kepada ibunya yang menyeret dirinya membawanya pergi, kalau ia tidak mau pergi. Kamu punya segalanya teriak sang ibu kemudian bertanya kamu tahu berapa banyak uang yang kuhabiskan untukmu, kenapa kamu menggambar itu. Seraya melihat hasil gambar Shi Woo, sang dokter menjelaskan kepada ibu Shi Woo, ini gejala umum stres pada anak, jika kamu tidak mengawasinya dan gejalanya memburuk, entah bagaimana kondisinya nanti. Tulis di laporan bahwa dia normal ucap ibu Shi Woo.

Shi Woo terbangun saat ibunya masuk kamar dan membuang buku gambar miliknya, membuat dirinya menangis karena ketakutan. Kenapa kamu dilahirkan, kamu menghancurkan hidupku, jika kamu menggambar sekali lagi maka  aku akan menghukummu, seni, kamu merasa istimewa, kamu pikir orang akan menyebutmu genius, kamu hanya anak tidak berguna yang berpura-pura menjadi seniman, kamu seharusnya mati, bukan Ibu dan Ayah ucap ibu Shi Woo dengan marah.

foto: ocn

Shi Woo menutup telingannya yang berdengung saat mengingat ucapan ibunya, kemudian bertanya bertanya keluarga, mereka lebih berharga daripada nyawamu jadi katakan siapa dia, kamu mungkin bisa menyelamatkan keluargamu yang berharga itu. Bisakah kamu berjanji, jika aku memberitahumu siapa dia, kamu akan membiarkan Soo A hidup tanya Ho Chul. Ya jawab Shi Woo seraya mengangguk.

Bagaimana aku bisa memercayaimu tanya Ho Chul kembali. Jika berniat membunuh Soo A, aku tidak mungkin menunggu sampai sekarang karena aku tidak pernah membunuh tanpa rencana jadi katakana ucap Shi Woo. Aku tahu cara memancingnya ucap Ho Chul memberi tahu.

foto: ocn

Jung Hye berada di rumah sakit, menemani Dong Woon, tengah menelepon Ho Chul tapi ponselnya tidak aktif. Sebelumnya, Jung Hye memasuki ruang introgasi, mematikan alat penyadap kemudian duduk di hadapan Ho Chul seraya bertanya apa kamu membunuh Kim Dong Joo. Tidak, bukan aku ucap Ho Chul. Apa hubunganmu dengan pembunuh berantai itu dan kenapa kamu pergi ke sana tanya Jung Hye kembali.

Ho Chul memberi tahu kalau ia akan menjelaskannya nanti. Aku percaya padamu, kamu tidak mungkin menyakiti orang, jika

kamu tidak bisa memberitahuku, aku akan mencari tahu dan akan segera menemukan bukti bahwa kamu tidak bersalah dan ada pelaku yang sebenarnya jadi bertahanlah ucap Jung Hye. Jika seseorang menyerahkan diri atau pelakunya tertangkap, aku bisa segera dibebaskan, bukan tanya Ho Chul dan di jawab tentu saja aku akan membantumu apa pun yang terjadi oleh Jung Hye.
foto: ocn

Tae Jin sedang melihat video mobil Shi Woo yang sedang melaju di computer, karena ia melacaknya kemudian menelepon Ho Chul bertanya kamu sudah membunuhnya. Selamatkan putriku ucap Ho Chul.

Apa artinya kamu gagal tanya Tae Jin kemudian berkata kamu harus membunuh pria itu, lagi pula aku tidak membutuhkanmu dan keadaan sudah berubah. Aku tahu lokasinya jadi masih punya kesempatan untuk membunuhnya ucap Ho Chul kemudian mematikan panggilannya dan pergi.

foto: ocn
foto: ocn

Soo A mengambil penyangga kanvas untuk memecahkan kaca kemudian keluar melalui kaca tersebut dan kabur. Jung Hye kembali ke kantor polisi, mendekati Min Ki yang sedang di bawa petugas, bertanya kenapa kamu menyerahkan diri sekarang, pengakuanmu dijadwalkan bukan. Min Ki mendekati Jung Hye kemudian membisikkan sesuatu dan kembali mengikuti para petugas yang membawanya. Yoon Tae menyuruh rekannya menangkap Jung Hye.

“Acara, Di taman atap” Setelah membaca pesan dari He Chul, Shi Woo segera pergi ke tempat yang di maksudkan. Setelah sampai di taman, Ho Chul mengaktifkan ponselnya, kemudian menelepon Jung Hye. Detektif Kim meneleponku dan bilang Lee Ho Chul kabur, di mana kamu menyembunyikannya tanya Yoon Tae kepada Jung Hye berada di ruang introksi. Aku berencana menjelaskannya kepadamu dan kurasa Ho Chul sudah masuk perangkap ucap Jung Hye.

Detektif masuk kedalam ruang introgasi memberi tahu He Chul menelepon. Aku yakin ada yang salah, mungkin ada orang lain di balik kasus ini jadi kamu harus menanyai Kim Min Ki lebih lanjut ucap Jung Hye saat di tahan oleh para polisi. Jung Hye, aku tidak bisa memberitahumu semuanya sekarang, tapi jika sesuatu terjadi kepadaku jagalah Soo A dengan baik ucap He Chul kemudian mematikan teleponnya.

Sung Chul menghadang Tae Jin yang akan pergi, menunjukkan foto Tae Jin sedang mengenakan seragam petugas kebakaran, bertanya kamu pergi kemana. Ho Chul mengeluarkan pistol yang di bawanya kemudian mengarahkannya kepada Shi Woo dan menyuruhnya mengangkat tangannya. Berapa yang kamu inginkan tanya Tae Jin. 20.000 dolar ucap Sung Chul. Tae Jin menyuruh Sung Chul masuk kedalam rumahnya.

Shi Woo berjalan mendekati Ho CHul seraya bertanya apa ini keputusan yang kau ambil. Beri tahu keberadaan Soo A, jika kamu tidak mau mati ucap Ho Chul. Jika aku mati, kamu tidak akan pernah bertemu Soo A lagi apakah kamu tidak keberatan tanya Shi Woo. Terlihat kaki Sung Chul yang tergeletak di lantai, di saat Tae Jin membuka pintu dan pergi. Kenapa kamu melakukan ini kepada keluargaku tanya Ho Chul.

Karena ini menyenangkan, seharusnya kamu tidak berjanji akan menangkapku, kamu tidak selihai aku dan semuanya dimulai karena kamu melihatku pada hari itu tapi berhasil bertahan hidup ucap Shi Woo seraya tersenyum. Para polisi berplencar mencari keberadaan Ho Chul di seluruh apartement. Tae Jin menghentikan langkahnya dan melihat video di ponselnya, Ho Chul dan Shi Woo terlibat pertengkaran.

foto: ocn

Setelah berhasil merebut pistolnya, Shi Woo menusuk perut Ho Chul berkali-kali dengan menggunakan pisau, membuat Ho Chul tergeletak di latai dengan perut yang berlumuran. Shi Woo berjongkok di hadapan Ho Chul, mengambil kancing kemeja yang juga sebagai kamera pengintai kemudian menginjaknya. Apa kamu mengenalku, memang kamu siapa hingga kamu sangat ingin aku mati tanya Shi Woo kepada Tae Jin yang berdiri di depannya.

Hwang Se Ryeong ucap Tae Jin. Rupanya dia, kamu melakukan ini sebagai bentuk balas dendam karena aku membunuhnya dan bagaimana kamu tahu kalau aku membunuhnya tanya Shi Woo. Kamu satu-satunya cela dalam karierku yang sempurna ucap Tae Jin dengan marah. Aku ingat sekarang bedebah yang menginginkan milikku, kita bisa bilang, kamu membunuh Pak Lee maka masalahnya beres ucap Shi Woo.

foto: ocn
foto: ocn

Tae Jin memukul perut dan menendang kaki Shi Woo membuatnya tergeletak di lantai, kemudian menginjak kepalanya seraya berkata teruslah tersenyum, maka aku akan menyayat pipimu. Degan tersenyum, Shi Woo bangun kemudian berkata kamu kalah lagi dariku.

Dengan segera, Soo A berlari menuju telepon umum, menelepon polisi menyurh menyelamatkannya dan meminta bantuan. Tae Jin mengeluarkan pisau, mengarahkannya di hadapan Shi Woo. Ho Chul memukul Tae Jin menggunakan balok.

BERSAMBUNG……

Sampai berjumpa lagi di A Superior Day Eps 6 dan jangan pernah bosen untuk membaca di drama yang aku tulis, salam A2One.

A2One