A Superior Day Ep 4

Tentangsinopsis.com – Sinopsis A Superior Day Episode 4, Cara menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. EPISODE SEBELUMNYA DISINI.

foto: ocn

Soo A terbangun dari tidurnya kerena bermimpi, rantai yang mengikat tangannya sudah terlepas, membuat dirinya membuang penutup mata dan lakban yang berada di mulutnya. Ho Chul sedang membaca berita tentang dirinya yang menjadi tersangka pembunuhan dan menolak panggilan telepon dari Jung Hye. Yoon Tae menyuruh para polisi untuk menutup mulutanya jadi kita harus bertindak sebelum media menjadi heboh.

Kurasa sebaiknya kamu mundur dari kasus ini ucap Yoon Tae kepada Jung Hye saat berada di dalam ruangannya. Dia hanya tersangka, bukan tersangka utama ucap Jung Hye. Tapi kasus ini melibatkan keluargamu dan menurut peraturan jadi kamu harus mundur, sebelum hal itu dikonfirmasi, kamu tidak boleh terlibat sama sekali dan tidak boleh meninggalkan gedung ini, aku akan mengawasimu ucap Yoon Tae.

foto: ocn

Dia tidak dalam masalah bukan tanya Jung Min kepada Jung Hye yang menemuinya di ruang introgasi. Semua akan baik-baik saja dan kamu boleh pergi setelah interogasi ucap Jung Hye. Bukankah itu tidak masuk akal karena semua luka tusukan menunjukkan adanya tekanan, artinya seseorang berusaha agar dia tetap hidup dan pembunuh macam apa yang berusaha agar korbannya tetap hidup tanya Jung Min.

Ho Chul menjawab panggilan telepon dari Tae Jin dan mengambil sebuah kotak yang berada di sebelahya kemudian membukanya, ternyata berisi kuku yang berlumuran darah. Kamu berjanji tidak akan menyentuh putriku ucap Ho Chul dengan marah. Benarkah tanya Tae Jin kemudian berkata syarat untuk janji itu adalah kamu menuruti perintahku dan kamu tidak pernah tahu apa yang akan kukirimkan berikutnya.

Ho Chul keluar dari persembunyiannya mengambil topi dari seorang pedanga dan memakainya, mulai berjalan mengikuti Shi Woo. Jung Hye pergi kerumah sakit, memasuki ruang tempat Dong Joo di outopsi, melihat luka tusukan di tubunhya kemudian melihat dokumennya.

foto: ocn

Sun Woo pergi ke tempat terjadinya pembunuhan, mengamati gambarnya dan membandingkan dengan photo yang di ambilnya kemudian memanggil detektif Kang bertanya siapa yang melakukan ini, apa seseorang memasuki TKP. Sebelumnya setelah membeli kuas, Shi Woo pergi ke tempat kejadian dan mengamati lukisannya seraya menggigit bibir bawahnya, membuatnya berdarah kemudian mengoleskan darahnya pada kuas dan mulai menggambar di lukisan tersebut.

Sun Woo mengambil darah korban dan darah Shi Woo, memasukkannya kedalam kantung plastik. Jung Hye menelepon Sun Woo memberi tahu kalau ia butuh bantuan. Setelahnya Sun Woo pergi kerumah Ho Chul. Jung Woon memberikan bukti kepada Sun Woon seraya berkata kami menemukan sisa pakaian dan sidik jarinya di TKP, kemudian memberikan bukti lainnya yaitu kamera pengintai.

foto: ocn

Jung Hye menepikan mobilnya kemudian menjawab panggilan telepon dari Yoon Tae dan berkata kurasa luka tusukan itu dilakukan seorang professional karena ada banyak hal yang tidak sesuai dan berdasarkan pernyataan saksi, Ho Chul berusaha menemui korban setelah beraksi. Aku tidak perlu mendengar alasanmu jadi kembali ke kantor sekarang jika tidak, aku akan melaporkanmu secara resmi ucap Yoon Tae.

Kami menemukan pakaian berlumuran darah dan menemukan sidik jari bernoda darah di rumahmu, hal yang menurutku janggal adalah dia tidak menyadari pergerakannya sama sekali karena ada beberapa kamera pengintai di rumahmu, mungkin untuk memantaunya keluar masuk rumah dan kamera itu dipasang beberapa hari lalu, aku yakin suamimu terlibat dalam kasus ini ucap Sun Woo kepada Jung Hye melalui panggilan telepon.

foto: ocn

Shi Woo memasuki kafe dan memesan minuman, saat memesan ia melihat seorang wanita yang duduk di salah satu kursi. Seraya membawa 2 minumannya, Shi Woo mendekati meja tersebut kemudian menyuruh sang wanita tersebut duduk di meja lain, memberi tahu kalau ia harus duduk tepat di meja ini. Ho Chul bersembunyi di balik dinding saat melihat Shi Woo berada di dalam kafe. Shi Woo tersenyum saat melihat Yoo Ra yang duduk di hadapannya kemudian kembali pergi.

Shi Woo mememasuki bioskop dan tersenyum saat mengingat kenangannya bersama Yoo Ra yang sedang membeli makanan. Shi Woo meletakkan makanan yang di belinya di kursi tempat yang sebelumnya dirinnya dan Yoo Ra duduk kemudian duduk di kursi belakangnya dan mengingat kenangannya bersama Yoo Ra. Ho Chul datang dan duduk di salah satu kursi tidak jauh dari Shi Woo kemudian mengamati Shi Woo yang sedang tersenyum seraya melihat kursi di depannya.

foto: ocn

Ho Chul segera mencari keberadaan Shi Woo yang tiba-tiba menghilang kemudian menajawab panggilan telepon dari Tae Jin, emmebeir tahu kalau ada orang yang mencurigakan dan dengan segera mematikannya saat Shi Woo muncul di hadapannya. Apa itu aku orang yang mencurigakan tanya Shi Woo kemudian menyuruh Ho Chul menanyakan apa pun yang ingin di ketahui dan akan memberitahu semuanya.

Apa kita bertemu dua tahun lalu tanya Ho Chul. Tepatnya dua tahun, dua bulan, dan dua belas hari yang lalu, tapi kamu harus bertanya lagi di lain waktu ucap Shi Woo kemudian mendekati Ho Chul dan berbisik, kurasa kamu harus lari. Dengan segera Ho Chul melarikan diri saat polisi datang, membuat dirinya di kejar polisi tersebut.

foto: ocn

Tae Jin mengambil ponselnya saat melihat nitifikasi kalau pintunya terbuka kemudian melihat video CCTV yang berada di ruangan tempat Soo A di kurung. Seseorang dengan memakai topi, memasuki ruangan tersebut, meletakkn roti yang di bawanya di depan Soo A kemudian membuk rantainya dan memplaster jari Soo A yang berdarah karena kukunya di ambil Tae Jin. Ternyata orang tersebut adalah Min Ki.

Dengan menangis Soo A berjalan pergi dari sana. Setelah menjawab panggilan telepon, Min Ki kembali ke ruangan tersebut tapi tidak mendapati Soo A berada disana, kemudian mencarinya. Shi Woo memasuki apartement dan kembali pergi saat melihat Sun Woo keluar. Setelah melihat polisi pergi, Ho Chul kembali melarikan diri. Soo A pingsan tepat didepan pintu keluar.

foto: ocn

Sun Woo mengikuti Shi Woo hingga ke stasiun. Shi Woo keluar dari kereta kemudian berdiri di depan peta dan melingkari daerah tempat ia membunuh para korban sebelumnya. Sun Woo segera melihatnya seraya mengingat ucapan Jung Hye yang berkata kalau kita melewatkan lebih banyak korban dalam selisih waktu itu, kemudian kembali pergi mengikuti Shi Woo. Ho Chul segera pergi mendekati denah dan melihat daerah yang di lingkari Shi Woo. “Jeongam, Gwangil, Daewoon”

Sun Woo memberi tahu Jung Hye kalau ia menemukan pelakunya dan sedang mengikutinya kemudian menutup panggilannya saat kehilangan jejak Shi Woo dan kembali mencarinya. Jung Hye memberi tahu Yoon Tae kalau Sun Woo menemukan pelaku dan kehilangan sinyalnya di tengah panggilan. Tetaplah waspada, bersiap untuk merekam panggilan dan terus periksa lokasinya.

foto: ocn

Jung Won memberi tahu rekannya kalau Sun Woo mengirimkan lokasi. Yoon Tae menyuruh yang lainnya segera datang ke lokasi. Setelah sampai di lokasinya, Ho Chul segera mencari keberadaan Shi Woo. Sun Woo mengeluarkan pistol yang di bawanya, menodongkannya kedepan dan memasuki salah satu kotak karena pintunya terbuka, melihat Shi Woo tengah berdiri di samping lampu dan sedang tersenyum.

Ho Chul mencari sumber suarannya di semua kotak, setelah mendengar suara tembakan. Sun Woo tergeletak di lantai dengan keadaan terikat dan terdapat darah yang mengalir di dahinya. Dengan membawa pisau, Shi Woo berjalan dan berjongkok di hadapan Sun Woo kemudian menusuk perut Sun Wo dan menginjak bekas tusuka di perutnya dengan kakinya, menekannya seraya berkata beraninya kamu mengacaukan rencanaku.

foto: ocn
foto: ocn

Kamu hanya bedebah gila yang menganggap dirinya seniman ucap Sun Woo. Shi Woo menutup telinganya yang berdengung dan juga suara mendengar seseorang yang mengatakan hal yang sama, membuat dirinya berteriak menyuruh orang tersebut diam. Shi Woo mendekati Sun Woo dan berkata aku akan menunjukkan betapa hebatnya aku hingga melampaui imajinasimu. Setelahnya sarah memuncrat hingga menanai wajah Shi Woo sementara Sun Woo berteriak kesakitan dan Sun Woo menikmatinya.

Ho Chul mengambil tongkat kemudian membuka pintu di salah satu kotak dan masuk kedalam. Saat berada di dalam, Ho Chul melihat Shi Woo sedang melukis menggunakan darah dari Sun Woo sementara Sun Woo tergeletak di lantai dengan tubuh yang berlumuran darah. Shi Woo menghentikan gerakannya dan menghindar saat Ho Chul akan memukulnya membuat kedua orang tersebut terlibat perkelahian.  

Shi Woo tersenyum dan segera pergi dari sana setelah mendengar suara sirine. Setelah menemukan kotak dengan pintu yang terbuka, para polisi segera mengepung kotak tersebut. Ho Chul menggendong dan membawa Sun Woo keluar, menyuruh para polisi mengubungi 119. Dengan segera para polisi menangakap Ho Chul. Di sisi lain, Tae Jin sedang melihat Shi Woo sedang menggambar melalui layar computer, membuat diriya tertawa dengan keras seraya berkata inilah dirimu.

foto: ocn

Donng Woo memasuki ruang introgasi meembuka borgol di tangan Ho Chul kemudian menyuruhnya mengumpulkan barang-barang pribadi termasuk ponsel. Setelah memberikan ponsel miliknya dan Soo A, Ho Chul mengingat ucapan Tae Jin yang akan menelepon setiap 30 menit sekali dan menyuruh menjawabnya jika tidak ia akan mengirimkan hadiah berupa bagian tubuh dari Soo A.

Tepati janjimu dan lepaskan Soo A, maka akan kuberi tahu semuanya, jika tidak keluarkan aku dari sini ucap Ho Chul setelah menjawab panggilan telepon dari Tae Jin. Kamu tidak bisa membuat kesepakatan denganku ucap Tae Jin dan mematikan panggilannya, menghubungi Direktur Joo menanyakan sudah menemukan Soo A. Dengan membawa pisau, Min Ki pergi ke kantor polisi, berkata aku datang untuk menyerahkan diri, Kim Dong Ju dari Parisville, aku yang membunuhnya.

foto: ocn

Shi Woo membersihkan darah yang berada di wajahnya menggunakan air. Shi Woo membawa tasnya kemudian mengambil photo Soo A yang berada di dinding, mengamatinya seraya bertanya di mana bahan-bahan untuk acara itu. Saat meletakan tasnya di bagasi mobil, Shi Woo mendengar Soo A berteriak meminta tolong. Setelah melihat jam tangannya, Tae Jin pergi. Dengan segera Ho Chul memakan makanan yang berada di depannya setelah Dung Woon membuka borgol di tangannya.

Soo A terduduk di lantai saat seseorang membuka pintunya dan menangis. Seorang polisi wanita menghentikan langkahnya setelah mendengar suara dari dalam ruang introgasi kemudian memasukinya dan melihat Ho Chul yang tergeletak di lantai. Setelahnya Ho Chul di bawa ke rumah sakit dengan menggunakan ambulance dan di dampingi oleh Dung Woon. Salah satu petugas berdiri dan mengetuk sekat membuat ambulance tersebut berhenti.

foto: ocn

Ternyata orang tersebut adalah Tae Jin. Tae Jin memukul Dung Woon hingga membuatnya pingsan kemudian mengeluarkan suntikan dan menyuntikkan di lengan Ho Chul, membuat Ho Chul membuka matanya. Ho Chul keluar dari ambulance dan melihat ke sekelilingnya kemudian menjawab panggilan dari Tae Jin dan membuka kotak tas, mengambil pistolnya dan segera pergi dari sana.

Kamu bisa membunuh bedebah yang kamu kejar selama ini, kenapa malah menyuruh dia tanya Direktur Joo kepada Tae Jin saat melihat kepergian Ho Chul. Saat sadar bahwa dirinya dibunuh orang biasa yang sama sekali tidak penting seperti Lee Ho Chul, dia akan merasa sangat malu dan aku ingin melihat itu ucap Tae Jin.

Setelah sampai di apartement, Ho Chul melihat Shi Woo kemudian mengeluarkan pistolnya dan mengarahkannya kepada Shi Woo. Shi Woo tersenyum saat melihat Ho Chul kemudian berjalan mendekati Soo A dan merangkulnya. Ho Chul menurunakan pistolnya, sementara Shi Woo mengeluarkan pisau yang di bawanya.

BERSAMBUNG……

Sampai berjumpa lagi di A Superior Day Eps 5 dan jangan pernah bosen untuk membaca di drama yang aku tulis, salam A2One.

1 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like
Read More

Eve Ep 16

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Eve Episode 16, Cara menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Lihat episode sebelumnya…
Read More

My Liberation Notes Ep 13

Tentangsinopsis.com – Sinopsis My Liberation Notes Episode 13, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang…