Drama Korea

A Business Proposal Ep 12

Tentangsinopsis.com – Sinopsis A Business Proposal Episode 12, Untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Baca episode sebelumnya here.

Foto : nodrakor.icu

Paginya Taemu bangun duluan dan membuat sarapan. Setelahnya ia membangunkan Hari dengan menyentuh hidungnya lalu mengajaknya sarapan. Hari yang merasa malu nyuruh Taemu untuk keluar dulu dan ia akan menyusul nanti.

Foto : nodrakor.icu
Foto : nodrakor.icu

Youngseo bermeditasi sambil berpikir. Sebelumnya ayahnya merestui hubungannya dengan Sunghun. Setelahnya Sunghun melamarnya. Tapi setelahnya ayahnya nelpon Sunghun diam-diam dan memintanya untuk meninggalkan Youngseo tanpa sepengetahuan Youngseo. Youngseo yang juga mendengarnya merasa kecewa dengan apa yang dilakukan ayahnya.

Sunghun sedang membuat kopi. Youngseo datang dan mengajaknya makan sup rumput laut di rumahnya Hari. Tapi mereka nggak bisa ke sana karena Hari menggunakannya sebagai alasan karena nggak pulang semalam. Ia pikir Hari besama sama Taemu. Sunghun khawatir lihat Youngseo dan bertanya apa ia nggak papa? Youngseo mengiyakan. Ayahnya hanya nggak merestuinya tapi ada banyak orang yang sayang padanya. Harusnya ia yang khawatir sama Sunghun.

Foto : nodrakor.icu

Ibu jalan sama ayah habis belanja. Ibu curiga kalo Hari sebenarnya nggak bersama Youngseo semalam tapi bersama Taemu. Ayah sih percaya sama Hari dan minta ibu untuk nggak mencurigai anak sendiri. Mereka lalu melihat Hari diantar sama Taemu dan saling nggak mau pisah. Ibu marah banget dan berlari ke arah mereka. Hehe di belakangnya ibu udah kayak kembang api aja.

Hari dipukulin sama ibu. Taemu nggak terima dan melindungi Hari. Lah malah Taemu yang dipukulin ibu.

Foto : nodrakor.icu
Foto : nodrakor.icu

Setelah tenang mereka berempat bicara di dalam. Eh ada Hamin, Youngseo sama Sunghun juga. Ayah dan ibu menanyakan awal hubungan mereka dan apa yang Taemu lihat dari Hari. Dan yang menjadi kekhawatiran ayah adalah keluarga Taemu yang ayah yakin nggak akan merestui hubungan presdir dan pegawai. Taemu meyakinkan kalo nggak akan ada masalah selama mereka bekerja dengan baik. Dan tentang kakeknya ia akan berusaha untuk mendapatkan restunya. Ia lalu meminta ijin untuk menikahi Hari.

Youngseo yang juga mendengarkan jadi heboh sendiri. Ia lalu menyela mengajak ayah dan ibu untuk makan dulu karena ia sudah lapar. Hamin membenarkan. Secara hari ini adalah hari ulang tahun Youngseo.

Foto : nodrakor.icu
Foto : nodrakor.icu
Foto : nodrakor.icu

Mereka lalu berkumpul di meja makan. Youngseo memprotes suasananya yang kayak pemakaman padahal itu adalah hari ulang tahunnya. Ia lalu mengajak mereka untuk minum. Sunghun lalu mengeluarkan minuman yang pernah ia bawa sebelumnya. Berkat itu suasana menjadi sedikit mencair. Ibu bahkan menuangkan minuman untuk Taemu setelah meminta maaf karena sebelumnya sudah memukulnya.

Berbeda dengan ibu, ayah masih belum mau bicara. Ia bahkan meninggalkan meja makan seorang diri. Taemu menyusul ayah di kedai. Ia pikir ayah marah padanya tapi ayah membantahnya. Dari kecil Hari pintar bernyanyi dan berakting tapi saat ayah bertanya, dia nggak ingin menjadi penyanyi maupun aktris. Sampai ayah tahu kalo selama ini Hari menahan diri karena ayahnya yang payah. Ia nggak menyangka anaknya yang biasa bisa bertemu dengan Taemu yang hebat. Ia khawatir Hari akan dibanding-bandingkan karena miskin dan akhirnya menderita. Kalo ia bersama Taemu, apa ia bisa janji nggak akan melukai Hari dan membuatnya menderita?

Taemu pikir bohong kalo ia bisa berjanji seperti itu karena sejak bersamanya Hari sudah melalui banyak hal dan digosipkan. Tapi ia akan melindunginya segenap kemampuannya dan akan berusaha untuk membuatnya bahagia.

Foto : nodrakor.icu

Kakek menonton drama favoritnya. Ternyata Geumhui adalah anaknya ibunya Yeri yang dibuang sebelum akhirnya menikah dengan konglomerat. Taemu pulang. Kakek menyindirnya yang pasti habis ketemu sama si penipu. Taemu meyakinkan kalo kakek nggak akan bisa mengalahkan keras kepalanya. Ia berkoar kalo ia akan menikahi Hari dan barusan ia menemui orang tuanya.

Foto : nodrakor.icu

Taemu bertemu dengan Hari dan timnya di lift. Suasananya tenang banget. Kevin aja sampai penasaran kenapa Taemu begitu tenang padahal ia berkencan dengan Hari. Taemu lalu menyinggung proyrk pangsit yang laporannya datang dari tim lain. Bu Yeo menjelaskan kalo ketua yang nyuruh mereka untuk keluar dari proyek itu. Taemu minta mereka untuk melanjutkannya sesuai rencana awal.

Lift berhenti di lantai 10 dan tahu-tahu Taemu keluar padahal itu bukan lantai kantornya. Karena nggak mau malu, Taemu pun bilang kalo ia akan naik tangga biar jadi sehat.

Foto : nodrakor.icu

Hari mendapat pesan dari Minwu dan menemuinya setelahnya. Ternyata ia datang untuk menolak permintaan Taemu untuk melanjutkan kerjasama. Ia akan pergi ke Eropa. Hari pikir Minwu akan pergi dengan Yura tapi ternyata enggak. Mereka sudah putus. Ia juga mau menyampaikan permintaan maaf Yura karena ia nggak sanggup untuk menemui Hari. Minwu lalu memberitahu apa saja yang menjadi rencananya selama berada di Eropa nanti. Hari tersenyum mendengarnya karena ia tahu kalo semua itu adalah hal yang Minwu ingin lakukan saat masih kuliah.

Mendadak Minwu bertanya apa mereka bisa berteman lagi saat ia kembali nanti? Hari tersenyum. Setelah waktu berlalu cukup lama, saat ia sudah nggak punya perasaan lagi sama Minwu dan ia bukan bagian dari hidupnya lagi, saat itulah mereka mungkin bisa berteman lagi.

Foto : nodrakor.icu
Foto : nodrakor.icu
Foto : nodrakor.icu

Youngseo menemui ayahnya. Ayah berniat memberikan posisi direktur pada Youngseo alih-alih Yujeong. Youngseo merasa kalo mereka sangat bertolak belakang dan memberikan surat pengunduran dirinya. Ayah pikir itu karena Sunghun mengadu padanya. Youngseo membentahnya dan memberitahu kalo ia ada di samping Sunghun saat itu dan mendengar semuanya. Ia lalu mengungkapkan seperti apa dirinya di mata ayah yang nggak lebih dari sekedar aset hartanya. Ayah mengusir ibu karena nggak sesuai dengan apa yang diharapkan dan sekarang ingin memutus pacarnya juga?

Ayah meremehkan kalo Youngseo nggak akan bisa apa-apa tanpa namanya. Youngseo justru ingin membuktikan kalo ia bisa berdiri sendiri tanpa nama ayah. Dan sebelum pergi Youngseo mengungkit kalo kemarin adalah hari ulang tahunnya. Setelah Youngseo pergi, ayah hanya bisa menyesal.

Foto : nodrakor.icu

Hari sedang di lab. Taemu mendadak datang dan membuatnya terkejut. Meski merindukannya nggak seharusnya Taemu datang ke sana. Taemu beralasan kalo ia datang sebagai atasan. Keduanya lalu membicarakan tentang apa yang sedang Hari lakukan tadi. Mendadak Hyeji datanng. Hari yang nggak mau ketahuan menarik Taemu untuk sembunyi. Taemu sendiri nggak ngerti kenapa mereka harus sembunyi segala. Hyeji lalu pergi setelah membaca pesan dari pria.

Foto : nodrakor.icu
Foto : nodrakor.icu

Hari dan Taemu bicara di tempat lain. Taemu menggoda Hari dengan menariknya dan membuatnya lebih gugup lagi dari yang tadi. Mendadak Taemu dapat telpon yang bilang kalo kakek pingsan usai makan siang dan sekarang dilarikan ke rumah sakit.

Taemu yang khawatir mau langsung lari tapi habis itu ia malah dengar suara tawa kakek. Rupanya kakek baik-baik aja. Ia pura-pura sakit biar Taemu putus sama Hari. Ia juga minta dokter untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh biar Taemu makin khawatir.

Taemu sangat marah mendengarnya tapi Hari menenangkannya. Seenggaknya kakek baik-naik saja.

Foto : nodrakor.icu

Kakek yang menunggu Taemu di ruang rawat merasa bosan karena yang ditunggu nggak juga datang. Ia ingin minum dan mengambil botolnya tapi nggak bisa. Seseorang datang dan kakek pun berpura-pura sakit. Ternyata yang datang adalah Hari. Ia membewa buku dan baju ganti untuk kakek dan memberitahu kalo Taemu ada rapat penting jadi nggak bisa datang.

Lah kakek malah marah-marah dan nyalahin Hari kalo dia pingsan itu gegara Hari. Ia nyuruh Hari pergi dan membuka botolnya. Masih susah. Hari mengambilnya dan membukakannya. Kakek turun dari tempat tidur dan mau ke toilet. Hari memapahnya dan kakek kembali marah-marah. Kakek mengaduh kesakitan gegara kakinya kesemutan. Dan saat Hari tetap memapahnya meski dilarang, takutnya kakek jatuh dan itu akan jadi tambah parah nantinya.

Foto : nodrakor.icu

Sebelumnya Taemu yang marah sama kakek berniat untuk nggak membiarkannya. Hari menawarkan untuk datang. Sebelumnya kakek sangat menyukainya saat jadi Geumhui. Ia yakin kalo kakek akan melunak kalo mereka menghabiskan waktu bersama.

Hari yang menunggu kakek di luar menjanjikan akan tetap di sana sampai Taemu datang.

Foto : nodrakor.icu
Foto : nodrakor.icu

Youngseo pulang tanpa semangat. Sunghun melongok di pintu dan mengajaknya makan malam bersama. Ada banyak makanan tapi yang Sunghun makan sendiri hanya sup rumput laut. Youngseo cerita kalo ia habis menemui ayahnya dan mengudurkan diri. Ia meminta Sunghun untuk nggak membenci ayahnya. Katanya orang akan jadi keras kepala saat punya segalanya. Sebagai gantinya ia akan selalu baik sama SUnghun.

Sunghun lalu bangkit dan memeluk Youngseo.

Foto : nodrakor.icu
Foto : nodrakor.icu

Keduanya bicara lagi setelah

makan. Youngseo berencana untuk mendirikan perusahaannya sendiri dengan ide orisinil. Dan itu juga adalah impiannya sejak dulu. Ia akan menggunakan pesangon dan mencari pinjaman untuk memulainya. Sunghun pamit dan kembali lagi dengan membawa buku tabungan. Ia mau menyerahkannya ke Youngseo tapi Youngseo menolak. Nggak boleh ada hal seperti itu di antara mereka.

Sunghun menenangkan kalo itu nggak gratis. Ia akan menjadi investor pertamanya. Youngseo lalu menerimanya dengan senang hati. Sebelumnya Sunghun meminta perencanaan bisnis dengan matang. Kalo Youngseo bisa meyakinkannya maka ia akan berinvestasi.

Foto : nodrakor.icu
Foto : nodrakor.icu
Foto : nodrakor.icu

Kakek sudah kembali ke tempat tidurnya tapi Hari nggak ada. Padahal sebelumnya bilangnya akan menemaninya. Nggak lama kemudian Hari kembali dengan membawa teh herbal. Ia juga menambahkan telur di dalamnnya. Kakek sebenarnya suka sama aromanya tapi nggak mau mengakuinya. Ia meremehkan kalo teh herbal dimana-mana sama aja. Lah tapi minumnya sampai habis.

Habis itu mereka menonton tv. Acaranya acara memancing. Hari kagum sama pemancing yang bisa dapat kurisi merah dengan ukuran besar. Kakek yang punya hobi memancing, meremehkan kalo itu bukan apa-apa dibanding sama ikan yang ia dapatkan saat memancing. Keduanya lalu larut membicarakan ikan yang ditangkap sama kakek. Kakek bahkan menunjukkan fotonya ke Hari sampai akhirnya ia menyadari kalo ia sudah merasa nyaman sama Hari dan kembali nggak acuh.

Kakek yang nggak mau dekat sama Hari nyuruh Hari untuk nonton tv sendiri dengan tenang karena ia mau beristirahat. Hari mengganti saluran tvnya dan menonton acara menyanyi. Tanpa sadar ia malah ikut nyanyi. Kakek sih bilangnya nggak peduli dan nyuruh HAri untuk menyanyi sesukanya. Meski bilangnya nggak peduli, kakek malah menikmati banget suara Hari saat bernyanyi.

Foto : nodrakor.icu

Taemu akhirnya datang dan menemui Hari sembari memberinya segelas teh. Hari mengeluhkan kalo kakek sulit ditaklukkan. Taemu menenangkan kalo mereka bisa perlahan saja. Dokter lalu datang dan mengatakan sesuatu yang sepertinya sangat serius terkait kondisi kakek.

Kakek ingin pulang tapi Sunghun menahannya dan memintanya untuk bersabar sehari lagi. Kakek meyakinkan kalo dia nggak papa. Ia hanya pura-pura sakit. Selanjutnya kakek mengetahui sendiri keadaannya setelah nggak sengaja mendengar pembicaraan Taemu dengan dokter.

Foto : nodrakor.icu

Kakek memancing dan teringat apa yang dokternya katakan tentang kondisinya. Ada masalah dengan belat ring yang masuk ke pembuluh darah jantungnya. Pembuluh darah bagian dalamnya rusak. Ia sudah sering melakukan operasi dan nggak memungkinkan untuk melakukan operasi lagi.

Taemu datang bersama SUnghun dengan membawa peralatan memancing dan memancing bersama kakek. Mereka bahkan bertaruh siapa yang akan mendapatkan ikan paling banyak. Sambil nunggu Taemu mengatakan kalo ia akan menyembuhkan kakek apapun yang terjadi. Kakek malah minta Taemu untuk nggak mengurusnya karena ia akan mengurus diri sendiri. Sunghun memanggil kakek dan memintanya untuk menjaga kesehatannya. Kakek malah senang dikasih sakit, bisa dipanggil kakek sama Sunghun.

Foto : nodrakor.icu
Foto : nodrakor.icu
Foto : nodrakor.icu

Taemu menemui Hari pada malam harinya. Keduanya bicara di taman. Hari menanyakan keadaan kakek. Taemu pun memberitahunya dan kakek harus dibawa ke Amerika untuk pengobatannya. Karena itulah ia ingin mengajak Hari untuk ikut bersamanya. Ia tahu kalo ia egois tapi ia nggak bisa jauh dari Hari. Ia juga akan ngasih Hari pekerjaan di sana.

Hari menolak. Takutnya orang akan bergosip dan itu akan membuat Taemu nggak nyaman. Taemu memberitahu kalo kakek adalah ayah dan sekaligus ibu banginya. Ia nggak mau terjadi apa-apa sama kakek. Hal itu juga yang membuat Hari makin nggak bisa ikut. Kakeknya belum bisa menerimanya jadi gimana ia bisa ke sana.

Taemu nggak tahu apa dia bisa hidup terpisah sama Hari. Hari menenangkan kalo mereka nggak akan berpisah selamanya. Kalo ada yang lihat nanti dikira mereka putus. Taemu lalu memeluk Hari dan memintanya untuk menunggu. Ia akan segera kembali.

Foto : nodrakor.icu
Foto : nodrakor.icu

1 tahun kemudian

Timnya Hari membicarakan bonus yang mereka dapatkan dari produk pangsit yang sukses di Amerika. Tiba-tiba Kevin yang sudah jadi kepala bagian marah-marah karena idenya tim satu sama sama ide timnya yaitu tim 4. Bu Yeo menunjukkan bedanya, milik mereka roti panggang kari dan punya tim 4 adalah sup kari. Keduanya terus bertengkar sampai Hyeji menarik Kevin dari sana.

Rekan Hari khawatir kalo pertengkaran tadi akan bercerai. Hari membantahnya dan menghitung selama 5 detik. Kevin balik lagi dan mengajak Bu Yeo untuk pulang bersama nanti. Dia juga minta maaf tadi karena terlalu keras soalnya dilihatin sama bawahannya.

Foto : nodrakor.icu
Foto : nodrakor.icu

Sunghun sedang membuat sesuatu di rumah. Youngseo nelpon. Ia lalu menemuinya dan memberikan flashdisk yang dibutuhkan untuk rapatnya. Youngseo mengambilnya dan berterima kasih pada Sunghun sambil menciumnya. Sunghun kembali memanggil Youngseo yang sudah mau pergi. Saranghae.

Ayah sedang melayani para pelanggan. Mendadak ada berita wawancara Taemu terkait produknya di Amerika. Ayah melihatnya dengan serius. Ibu tahu-tahu mematikan tv. Ia kesal sama Taemu yang katanya akan segera kembali tapi sudah setahun nggak ada beritanya. Ayah pikir Taemu harus mengurus pengobatan kakeknya. Ibu meragukannya dan curiga kalo Taemu ketemu gadis lain di sana.

Foto : nodrakor.icu
Foto : nodrakor.icu

Di kamarnya Hari sedang bekerja lalu Taemu melakukan panggilan telpon. Mereka saling menanyakan kabar. Taemu yang sedang sibuk lalu pergi untuk menjawab telpon dan menjanjikan ke Hari akan menghubunginya lagi nanti. Hari hanya bisa mengeluhkan Taemu pada boneka kekhawatiran.

Esok paginya Hamin membangunkan Hari yang masih tidur dan menunjukkan gosip tentang Taemu dengan seorang pemain cello. Hari sih percaya pada Taemu. Hamin menanyakanapa ada hal aneh yang terjadi saat mereka melakukan panggilan video? Hari menjawab kalo Taemu hanya sibuk dengan pekerjaannya. Ia nyuruh adiknya keluar lalu menelpon Taemu tapi nggak dijawab.

Foto : nodrakor.icu

Hari lalu memutuskan untuk mengambil cuti dan pergi ke New York. Ia pun nelpon Bu Yeo sambil berkemas. Ih Hari cantik banget. Ia memanggil taksi dan memasukkan kopernya ke bagasi. Tiba-tiba Taemu keluar dari taksi itu. Hari senang banget. Taemu bertanya Hari mau kemana? Tanpa sadar Hari bilang kalo ia mau ke Amerika. Taemu langsung tahu kalo itu gegara gosip itu. Hari kesal dan memukul dadanya. Ia menjelaskan kalo wanita itu dekat dengan mahasiswa biasa. Keluarganya nggak menyukainya dan merilis berita itu untuk memisahkan mereka. Hari memeluk Taemu. Taemu minta Hari untuk nggak memukulnya saat ia melepaskannya tapi Hari tetap memukulnya.

Foto : nodrakor.icu
Foto : nodrakor.icu

Keduanya lalu berjalan di antara bunga sakura. Hari menanyakan keadaan kakek. Taemu memberitahu kalo kakek akan kembali pekan depan. Ia kembali lebih dulu untuk menemui Hari. Hari pikir kakek masih belum bisa menerimanya. Taemu bingung mau bilangnya. Sebenarnya kakek melarangnya kembali sampai Hari menerima ini. Taemu menunjukkan cincinnya ke Hari. Hari terharu lihat Taemu sedang melamarnya. Mereka berpelukan. Taemu memakaikan cincinnya dan mereka pun berciuman.

T A M A T

Anysti